Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Pekerjaan pemasangan pierhead menggunakan metode sosrobahu dalam proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman, seperti terlihat belum lama ini. - Istimewa/Dokumen PT Adhi Karya
Harianjogja.com, JOGJA—Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat menyewakan lahan seluas 320.000 meter persegi untuk proyek jalan tol melalui skema sewa jangka panjang. Lahan Sultan Ground tersebut sebagian merupakan hak anggaduh kalurahan yang dikembalikan ke Kraton.
Penghageng II Panitikismo, KRT Suryo Satriyanto, menjelaskan seluruh lahan yang disewakan ini berstatus Sultan Ground. Beberapa bidang sebelumnya merupakan tanah anggaduh kalurahan, yakni hak pakai oleh pemerintah desa.
Dalam hal ini, hak anggaduh tersebut telah dikembalikan secara resmi kepada Kraton, sehingga secara administratif seluruh bidang kini berstatus murni Sultan Ground. Pengembalian hak anggaduh ini menjadi syarat penting agar proses sewa tidak menimbulkan tumpang tindih administratif.
“Agar tidak terjadi kesalahan dalam administrasi sewa, maka hak anggaduh dari kalurahan terlebih dahulu dikembalikan kepada Kraton. Setelah itu, baru disusun skema sewa yang sah secara hukum dan adat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (25/7/2025).
Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi, Kraton memberikan kompensasi tahunan kepada kalurahan yang telah mengembalikan hak anggaduh tersebut. Sayangnya tidak dijelaskan detail bagaimana kompensasi yang diberikan tersbut.
Adapun Kraton menyewakan lahan untuk tol tersebut dengan harga Rp12.500 per meter per tahun, atau setara Rp500.000 per meter untuk jangka waktu 40 tahun, dengan total nilai sewa mencapai Rp160 miliar.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Roy Rizali Anwar, memastikan bahwa seluruh biaya sewa ditanggung oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). “Masuk ke investasinya BUJT. Rp160 miliar untuk 320 ribu meter persegi, selama masa konsesi,” katanya beberapa waktu lalu.
Lahan SG tersebut digunakan untuk dua Proyek Strategis Nasional (PSN): Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo dan Jalan Tol Jogja-Bawen. Untuk proyek Tol Solo-Jogja-Kulonprogo, lahan yang digunakan mencapai 245.302 meter persegi, terdiri dari 177 bidang tanah desa dan 17 bidang Sultan Ground. Proyek ini terbagi dalam tiga tahap.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Siapkan Penataan Kawasan Sekitar Jalur Tol Jogja-YIA
Ruas Klaten-Prambanan telah selesai dan kini beroperasi tanpa tarif. Sementara ruas Prambanan-Purwomartani telah mencapai progres 78,93%. Adapun ruas lainnya, seperti Purwomartani–Maguwo dan JC Sleman-Trihanggo, masih dalam tahap pembangunan. Tol ini ditargetkan beroperasi penuh pada 2028.
Sementara itu, Jalan Tol Jogja-Bawen memanfaatkan lahan seluas 75.440 meter persegi, terdiri dari 90 bidang tanah desa dan delapan bidang Sultan Ground. Jalan tol sepanjang 75,12 Km ini terbagi menjadi enam seksi, menghubungkan Jogja hingga Bawen melalui Borobudur, Magelang, Temanggung, dan Ambarawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Rest day membantu memulihkan otot, mencegah cedera, dan menjaga kebugaran tubuh. Simak manfaat dan cara menjalankannya dengan tepat.
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Iran mengklaim menyerang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke Darkhovin. Ketegangan kedua negara kembali meningkat.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.