RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), di Lapangan Balai Kota Jogja./ Ist-Pemkot
Harianjogjacom, JOGJA - Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), di Lapangan Balai Kota Jogja dimeriahkan dengan penampilan seni dan budaya.
Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini diikuti oleh jajaran Forkopimda Kota Jogja , pimpinan perangkat daerah, para pegawai pemerintah, serta perwakilan TNI-Polri.
Dilansir dari laman resmi Pemkot Jogja, Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, bertindak sebagai inspektur upacara. Kehadirannya menjadi simbol kepemimpinan sekaligus wujud komitmen Pemkot Jogja untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan semangat perjuangan para pahlawan.
Paskibraka Kota Jogja saat membewa bendera sang saka merah putih.
Adapun yang bertugas sebagai komandan upacara adalah Lettu Marinir Sumantri, yang memimpin jalannya upacara dengan tegas dan penuh wibawa.
Setelah rangkaian utama, suasana khidmat berganti menjadi meriah dengan berbagai penampilan seni dan budaya. Aubade dari SMP Negeri 5 Yogya membawakan lantunan lagu perjuangan dan kebangsaan yang menggugah semangat hadirin. Suara merdu paduan suara pelajar tersebut berpadu harmonis dengan alunan musik, menciptakan nuansa patriotik yang membekas di hati.
Kemudian, kelompok musik Mahardika Nada Nusantara turut mempersembahkan penampilan istimewa dengan membawakan lagu-lagu bertema nasional dan tradisional, menampilkan kekayaan harmoni nusantara yang penuh semangat kebangsaan.
BACA JUGA: SBY dan Jokowi Terkonfirmasi Hadiri di Upacara HUT ke-80 RI, Megawati Berhalangan Hadir
Tak kalah memukau, Sanggar Tari Satya Manunggal menampilkan ragam tarian nusantara yang merepresentasikan keragaman budaya Indonesia.
Gerak gemulai para penari dengan balutan busana tradisional menjadi simbol nyata persatuan dalam keberagaman, sekaligus memperkuat pesan kebangsaan yang diusung dalam peringatan kemerdekaan ini.
Ditemui usai upacara, Wali Kota JojaHasto Wardoyo menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada para pahlawan bangsa yang telah berjuang demi kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 RI bukan hanya seremonial, tetapi momentum refleksi untuk melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa.
“Merdeka! Atas nama Pemkot Yogya, saya mengucapkan selamat memperingati HUT ke-80 RI kepada seluruh masyarakat Kota Yogya. Mari kita terus mengisi kemerdekaan ini dengan kerja keras, gotong royong, dan inovasi demi mewujudkan Kota Yogya yang semakin maju dan sejahtera,” ujar Wali Kota dengan penuh semangat.
Sanggar Tari Satya Manunggal menampilkan ragam tarian nusantara yang merepresentasikan keragaman budaya Indonesia.
Upacara dan rangkaian acara peringatan HUT ke-80 RI di Balai Kota Yogya ini menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme masih terjaga kuat di tengah masyarakat. Tidak hanya sekadar seremoni tahunan, peringatan ini juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang bangsa serta tekad bersama untuk melangkah ke masa depan dengan lebih baik.
Dengan suasana yang khidmat, penuh semangat, dan meriah, Pemkot Yogya berhasil menghadirkan upacara bendera yang bukan hanya memperingati hari bersejarah, tetapi juga meneguhkan nilai-nilai persatuan, budaya, dan kebangsaan yang menjadi ruh perjuangan bangsa Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNN, TNI, dan Polri bongkar 59 jaringan narkoba. Lebih dari 200 ton barang bukti diamankan senilai Rp29 triliun.
Disdikpora Kulonprogo gelar pelatihan dan lomba bisnis untuk pelajar dan pemuda, dorong lahirnya wirausahawan muda.
UGM kembangkan Smart Compost Vessel di Sleman, ubah sampah organik jadi pupuk cair untuk ketahanan pangan keluarga.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026).
Gempa kembar Venezuela tewaskan 920 orang dan ribuan luka. Kerusakan parah terjadi di La Guaira