Anggaran DIY Tertekan, Sultan HB X Fokuskan Program yang Berdampak Besar
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Rafael Rodrigues (jersey hitam) membawa bola dalam laga uji coba melawan Beta Jaya di lapangan YIS, pada Selasa (9/9/2025). Ist/ Dok. PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja memanfaatkan jeda kompetisi dengan menggelar pertandingan uji coba melawan Beta Jaya. Laskar Mataram tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan telak 10-0 di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Selasa (9/9/2025) sore.
BACA JUGA: Pelatih Borneo FC Nilai PSIM Jogja Bukanlah Lawan yang Mudah
Sejak kick-off, kedua tim langsung bermain terbuka. Namun, PSIM lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Rafael Rodrigues membuka keunggulan pada menit ke-23 lewat kerja sama apik dengan Anton Fase. Tak lama berselang, Rio Hardiawan menggandakan skor melalui tendangan keras jarak jauh.
Menjelang akhir babak pertama, giliran Ikhsan Chan yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-42. Satu menit sebelum turun minum, M. Iqbal menambah keunggulan menjadi 4-0 untuk PSIM.
Memasuki babak kedua, PSIM tidak mengendurkan intensitas. Ikhsan Chan kembali membobol gawang lawan pada menit ke-60, disusul gol-gol cepat dari Rafael Rodrigues (64’), M. Iqbal (67’), dan Abiyoso (69’). Skor melebar menjadi 8-0 hanya dalam waktu kurang dari 10 menit.
Dominasi PSIM ditutup dengan dua gol tambahan. Fahreza Sudin mencetak gol kesembilan di menit ke-77, lalu Abiyoso menggenapkan pesta gol menjadi 10-0 di penghujung laga.
Meski menang dengan skor mencolok, manajemen PSIM menegaskan bahwa tujuan utama laga uji coba ini bukan pada hasil. Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, menyebut pertandingan tersebut digelar untuk memberi menit bermain merata kepada seluruh pemain.
“Pertandingan ini memang program pelatih. Kami mencari lawan dari tim Liga 2, tapi karena jadwal yang padat jelang kompetisi, akhirnya bertemu Beta Jaya. Yang penting pemain bisa dapat kesempatan bermain,” kata Razzi dalam keterangannya.
Ia menekankan bahwa skor besar bukan prioritas. “Fokusnya bukan hasil, melainkan bagaimana pemain bisa menyamakan menit bermain dan menjaga ball feeling,” ujarnya.
Razzi juga berharap laga uji coba seperti ini bisa membuat semua pemain siap ketika dibutuhkan di kompetisi resmi. “Harapannya, mereka yang selama ini jarang tampil juga sudah siap kalau sewaktu-waktu dimainkan,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.