Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Seorang dalang cilik asal Kapanewon Saptosari menunjukan kemahirannya mendalang dalam Festival Dalang 2025 di Taman Budaya Gunungkidul di Kalurahan Logandeng, Playen. Senin (27/10/2025)/ Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 36 dalang cilik unjuk kebolehan dalam Festival Pedalangan 2025 di Joglo Taman Budaya Gunungkidul, Senin (27/10/2025). Gelaran tahunan ini bertujuan melestarikan budaya dan meregenerasi dalang di Bumi Handayani.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Gunungkidul, Chairul Agus Mantara, mengatakan festival ini dibiayai Anggaran Dana Keistimewaan (Danais) DIY. "Acara berlangsung mulai hari ini hingga Sabtu [1/11/2025]. Mudah-mudahan berjalan lancar," ujarnya.
Festival tahun ini menghadirkan kategori baru, yaitu dalang wayang golek, di samping wayang kulit. "Wayang golek diikuti perorangan, bukan perwakilan kapanewon," jelas Mantara.
Peserta berasal dari perwakilan 18 kapanewon, masing-masing mengirim dua wakil untuk kategori anak dan remaja. Total 36 dalang cilik ikut serta.
Jalur Regenerasi Menuju Nasional
Mantara menekankan, festival ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi upaya pelestarian tradisi dan pencarian bakat. "Untuk proses regenerasi. Pemenang akan maju ke tingkat DIY, lalu berpotensi lanjut ke tingkat nasional," paparnya.
Ketua Dewan Kebudayaan Kapanewon Panggang, Andi Trilaksana, mendukung penuh gelaran ini. Menurutnya, festival sangat penting untuk menjembatani regenerasi, terutama setelah wafatnya dalang kondang seperti Ki Anom Suroto.
Penggunaan Pakem Lama
Andi menambahkan, festival ini mengedepankan pakem tradisional, termasuk tata letak sinden yang menghadap ke panggung, bukan ke penonton. "Ini jadi pelajaran bagi dalang cilik. Sesuai pakem, sinden menghadap ke arah yang sama seperti dalang," jelasnya.
Festival Pedalangan 2025 diharapkan mampu melahirkan dalang cilik handal sebagai penerus dunia perwayangan di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Irjen Imipas Rudi Setiawan mengungkap dugaan penyalahgunaan wewenang di Lapas Kelas IIA Cibinong yang masih didalami.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.