Kemenag Kulonprogo Bekali Juleha dengan 10 Kompetensi Halal
Kemenag Kulonprogo menggelar pelatihan Juleha berbasis kompetensi untuk meningkatkan keterampilan penyembelihan sesuai syariat Islam.
Tugu tulisan Kulonprogo the Jewel of Java - ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kulonprogo mencatat realisasi di triwulan III cukup baik. Bahkan capaiannya hampir memenuhi target yang ditentukan.
Kepala Bapperida Kulonprogo, Muh Aris Nugroho, menyampaikan pelaksanaan pembangunan hingga triwulan ketiga menunjukkan hasil positif. Target realisasi fisik pembangunan sebesar 81,13 persen pada triwulan ketiga ini.
"Capaiannya yang sudah terealisasi sampai 80,60 persen, sedangkan realisasi Dana Keistimewaan telah mencapai 80,34 persen terhadap tahap II dari target satu tahun 80,77 persen," katanya kepada wartawan, Minggu (2/11/2025).
Aris mengungkapkan, secara nasional Kulonprogo mampu menembus 18 besar daerah berprestasi dalam aspek realisasi APBD. Sedangkan di tingkat DIY menduduki posisi kedua tertinggi realisasi APBD-nya. Namun, diakuinya memang masih ada beberapa proyek yang memerlukan percepatan penyelesaian.
Misalnya seperti pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO), relokasi SDN Bugel, dan pembangunan Gedung SMPN 1 Wates.
"Dari sisi tata kelola pemerintahan, indeks kinerja pemerintah Kulonprogo menunjukkan performa baik berada di peringkat 42 nasional," ucapnya.
Dalam konteks belanja pegawai di Kulonprogo tetap stabil. Aris menekankan empat strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Percepatan realisasi anggaran dan optimalisasi belanja daerah, pengembangan inovasi pendapatan asli daerah tanpa menambah beban masyarakat, dan pemanfaatan program strategis nasional untuk memperkuat pembangunan di daerah.
"Serta peran dunia usaha melalui kemudahan perizinan dan investasi," katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, menilai capaian realisasi ini patut diapresiasi. Dia menilai ini berkat semua pihak di organisasi perangkat daerah sehingga realisasi belanja APBD cukup baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenag Kulonprogo menggelar pelatihan Juleha berbasis kompetensi untuk meningkatkan keterampilan penyembelihan sesuai syariat Islam.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.