WN Italia Kedapatan Bawa Etomidate, Imigrasi Bentuk Timpora di Bandara YIA
Imigrasi Kulonprogo membentuk Timpora di Bandara YIA untuk memperkuat pengawasan WNA, menyusul temuan cairan etomidate yang dibawa WN Italia.
Ilustrasi murung atau sedih - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Jumlah Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) di Kabupaten Kulonprogo masih mencapai ribuan. Perlu sinergi lintas sektoral untuk menekan agar terus menurun.
Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kulonprogo, Jazil Ambar Was’an mengatakan, dari total penduduk Kulonprogo sekitar 440.000 jiwa. Sebanyak 1593 jiwa diantaranya dalam kondisi ODDP. Menurutnya, kondisi tersebut semakin menunjukkan pentingnya kerja sama seluruh pihak, dalam penanganan kasus ini.
“Perlu disikapi bersama itu kemudian Pemkab Kulonprogo berbuat agar data yang ada itu lambat laun semakin berkurang," katanya kepada wartawan, Selasa (7/10/2025). Langkah serius yang diambil Pemkab Kulonprogo dalam penanganan OODP adalah mengeluarkan regulasi. Itu berupa Keputusan Bupati tentang Pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat Nomor 235/A/2025.
Jazil menilai, regulasi tersebut baru terbit sehingga masih perlu penyesuaian. “Saat ini pemerintah kabupaten telah menerbitkan keputusan Bupati Kulonprogo, dan ini masih kinyis-kinyis. Karena dikeluarkan baru pada bulan Juni kemarin," tambahnya.
Demi mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan semakin kuat. Pemkab Kulonprogo melakukan melakukan kerja sama dengan Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PR YAKKUM). Komitmen ini menandai babak baru dalam sinergi lintas sektor yang berfokus pada peningkatan layanan dan pemberdayaan di wilayah Kulon Progo.
Direktur PR YAKKUM, Chatarina Sari menyampaikan, kolaborasi ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas untuk hidup mandiri, bermartabat, dan inklusif. Menurutnya, untuk mencapai tujuan tersebut membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik OPD maupun masyarakat luas.
“Bagaimana kita berupaya bersama-sama Untuk memberikan pemberdayaan yang positif kepada teman-teman disabilitas psikososial. Dengan harapan mereka juga kemudian memiliki kualitas hidup yang lebih baik," jelas Chatarina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi Kulonprogo membentuk Timpora di Bandara YIA untuk memperkuat pengawasan WNA, menyusul temuan cairan etomidate yang dibawa WN Italia.
Peringatan Pertempuran 5 Hari Semarang di Tugu Muda dimeriahkan fragmentasi teater, lagu perjuangan, pembacaan sejarah, dan kembang api.
Perpres Nomor 27 Tahun 2026 mengatur biaya aplikasi ojol maksimal 8%, perjanjian kemitraan, jaminan sosial, dan layanan pengaduan.
Bedah buku DPAD DIY dan DPRD DIY di Sleman mengulas pentingnya tidur cukup, gizi seimbang, aktivitas fisik, dan kebebasan bereksplorasi untuk mendukung kecerdas
DJP mencatat 5,5 juta transaksi digital senilai Rp10 triliun melalui SPP-TDLN. Sebanyak 30 bank dan fintech ditargetkan bergabung sebelum November 2026.
Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly menegaskan rekrutmen TNI AD gratis dan memperingatkan oknum calo yang menjanjikan kelulusan berbayar.