Karya Batik Raksasa 8,1 Meter dari Kulonprogo Bawa Pesan Persatuan
Batik Sembung di Kulonprogo membuat kain batik sepanjang 8,1 meter untuk memperingati HUT ke-81 RI dan menyuarakan pesan persatuan bangsa.
Ilustrasi murung atau sedih - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Jumlah Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) di Kabupaten Kulonprogo masih mencapai ribuan. Perlu sinergi lintas sektoral untuk menekan agar terus menurun.
Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kulonprogo, Jazil Ambar Was’an mengatakan, dari total penduduk Kulonprogo sekitar 440.000 jiwa. Sebanyak 1593 jiwa diantaranya dalam kondisi ODDP. Menurutnya, kondisi tersebut semakin menunjukkan pentingnya kerja sama seluruh pihak, dalam penanganan kasus ini.
“Perlu disikapi bersama itu kemudian Pemkab Kulonprogo berbuat agar data yang ada itu lambat laun semakin berkurang," katanya kepada wartawan, Selasa (7/10/2025). Langkah serius yang diambil Pemkab Kulonprogo dalam penanganan OODP adalah mengeluarkan regulasi. Itu berupa Keputusan Bupati tentang Pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat Nomor 235/A/2025.
Jazil menilai, regulasi tersebut baru terbit sehingga masih perlu penyesuaian. “Saat ini pemerintah kabupaten telah menerbitkan keputusan Bupati Kulonprogo, dan ini masih kinyis-kinyis. Karena dikeluarkan baru pada bulan Juni kemarin," tambahnya.
Demi mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan semakin kuat. Pemkab Kulonprogo melakukan melakukan kerja sama dengan Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PR YAKKUM). Komitmen ini menandai babak baru dalam sinergi lintas sektor yang berfokus pada peningkatan layanan dan pemberdayaan di wilayah Kulon Progo.
Direktur PR YAKKUM, Chatarina Sari menyampaikan, kolaborasi ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas untuk hidup mandiri, bermartabat, dan inklusif. Menurutnya, untuk mencapai tujuan tersebut membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik OPD maupun masyarakat luas.
“Bagaimana kita berupaya bersama-sama Untuk memberikan pemberdayaan yang positif kepada teman-teman disabilitas psikososial. Dengan harapan mereka juga kemudian memiliki kualitas hidup yang lebih baik," jelas Chatarina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Batik Sembung di Kulonprogo membuat kain batik sepanjang 8,1 meter untuk memperingati HUT ke-81 RI dan menyuarakan pesan persatuan bangsa.
Sekitar 2.000 atlet dari 200 kontingen akan berlaga di YOT VI 2026 Piala Kemenpora RI di GOR UNY pada 28-30 Agustus.
Gempa susulan Flores mencapai 7.029 kejadian hingga 25 Agustus 2026. Gempa M4,1 kembali mengguncang Manggarai pagi ini.
Tiga pesawat TNI AU membawa 31 ton bantuan untuk korban gempa NTT. Logistik dikirim melalui Labuan Bajo dan Maumere.
Donyell Malen mencetak hattrick saat AS Roma membantai Fiorentina 4-0. Roma pun langsung memuncaki klasemen Liga Italia.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.