Jelang Iduladha, Pengurusan SKKH di Sleman Justru Sepi Peminat
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Proses evakuasi korban tertimpa pohon Lamtoro di ring road utara, tepatnya sebelum Flyover Jombor, Kalurahan Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Jumat (21/11/2025) ist/basarnasjogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dua orang yang diduga pasangan suami-istri (Pasutri) tewas tertimpa pohon Lamtoro di ring road utara, tepatnya sebelum Flyover Jombor, Kalurahan Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 14.10 WIB. Berikut kronologinya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan pohon yang tumbang memiliki diameter sekitar 50 sentimeter. Ia menduga akarnya sudah lapuk sehingga tidak mampu menopang batang, terlebih saat angin kencang melanda wilayah tersebut.
“Terus tumbang dan menimpa dua tunawisma yang sedang berteduh,” kata Bambang, Jumat.
Kronologi Kejadian
Seorang warga sekitar, Wawan (50), menyaksikan langsung detik-detik pohon Lamtoro itu roboh. Ia menyebut angin kencang selama sekitar lima menit diduga menjadi pemicu tumbangnya pohon.
“Saya ada di seberang jalan sisi utara. Saya samperin, ternyata ada dua orang yang tertimpa,” ujarnya.
Wawan menuturkan kedua korban merupakan tukang rosok yang kerap mangkal di sekitar lokasi. Ia mengaku sering berbincang dengan keduanya. “Biasanya ngetem di halte bus sisi selatan atau utara, tapi kok tumben ngetem di bawah pohon itu,” katanya.
Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Yogyakarta, Dhedi Prasetya, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.00 WIB. Basarnas bersama TRC BPBD Sleman, PMI, dan pihak kepolisian kemudian melakukan evakuasi serta pengaturan lalu lintas dengan total 30 personel.
“Korban dalam keadaan henti napas dan nadi. Kepastiannya nanti menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit,” ujar Dhedi di lokasi.
Ia memperkirakan pohon roboh saat kedua korban—diperkirakan berusia 40–50 tahun—sedang makan, terlihat dari bungkus dan ceceran makanan di sekitar lokasi.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit tanpa hambatan. Tim menggunakan gergaji mesin, balok kayu, hingga crane untuk mengangkat batang pohon. “Kemungkinan pohon ini lapuk. Kami sudah memotong-motong batangnya supaya aman,” katanya.
Dari pengamatan Harianjogja.com, sebuah becak milik korban terlihat ringsek tertimpa batang pohon. Becak bermuatan barang rosok itu terparkir di bahu jalan menghadap ke barat. Kedua korban ditemukan dalam posisi duduk di dalam becak, dengan bagian kaki masih tampak dari sela-sela batang pohon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.
AC Milan pecat Allegri usai gagal ke Liga Champions 2026. Rossoneri juga rombak manajemen setelah finis kelima Serie A.