MBG Prasmanan Diuji Coba di 2 Sekolah DIY, Sisa Makanan Capai 3,3 Kg
BGN menguji coba MBG prasmanan di dua sekolah DIY dengan 106 siswa. Kepuasan siswa dan guru mencapai 5/5, sisa makanan 3,3 kg.
Wisata jeep di sekitar Gunung Merapi. - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN— Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 wisatawan telah mulai melakukan reservasi ke destinasi wisata, termasuk Jeep Wisata Lereng Merapi. Sampai saat ini reservasinya sudah mencapai 20%.
Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM), Dardiri, mengatakan sudah melakukan ramp check bersama dengan Dinas Perhubungan dan Polresta Sleman, sehingga armada Jeep sudah siap menyambut libur Nataru.
Sementara itu terkait potensi cuaca ekstrem, dia mengatakan juga sudah disiapkan, baik terpal, wiper, hingga lampu-lampu. Dardiri menyampaikan apabila wisatawan perlu menggunakan jas hujan juga sudah disiapkan.
"Jadi dalam hal ini untuk kesiapan dan persiapan Nataru, ini dari asosiasi sudah persiapkan. Seperti jalur-jalur yang ada, dimana titik-titik rawan kemacetan, itu pun sudah polanya kita ubah semuanya," ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Dia menjelaskan reservasi 20% sampai saat ini kebanyakan dari wisatawan keluarga. Menurutnya total jeep yang beroperasi mencapai 1.500 unit.
Dardiri menjelaskan minat wisatawan pada Jeep Merapi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sehingga dia berharap pada momen libur Nataru ini juga bisa terjadi peningkatan.
"Belum begitu signifikan paling baru sekitar 20%, nanti setelah tanggal 15 biasanya pada masuk [reservasi]," jelasnya.
Lebih lanjut dia memperkirakan peningkatan kunjungan akan dimulai sekitar tanggal 20 Desember saat anak-anak sekolah mulai libur, dan orang tua mulai ambil cuti. Akan tetapi menurutnya lonjakan signifikan sekitar 23 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026.
"[Reservasi dari Jawa Barat] ada, tapi kebanyakan keluarga," lanjutnya.
Sementara itu, Pengelola Wisata Tebing Breksi, Kholiq Widiyanto, mengatakan jelang Nataru sudah dilakukan kegiatan bersih-bersih di kawasan Breksi. Menurutnya persiapan personil dan penambahan rambu juga sudah dilakukan.
Dia menjelaskan persiapan khusus dilakukan di jalan menuju Breksi, sebab jalannya terjal dan ada beberapa titik yang menyempit, serta tikungan tajam. Oleh karena itu, menurutnya perlu dilakukan penjagaan saat pengunjung ramai.
"Rambu-rambu terutama peringatan gunakan gigi rendah. Event akan kami gelar tanggal 25 Desember 2025 - 1 Januari 2026," ucapnya.
Kholiq berharap di momen Nataru kali ini kunjungan wisatawan ke Tebing Breksi bisa lebih ramai. "Salah satu faktor pendukung adalah aksesibilitas jalan dengan adanya jalan baru."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menguji coba MBG prasmanan di dua sekolah DIY dengan 106 siswa. Kepuasan siswa dan guru mencapai 5/5, sisa makanan 3,3 kg.
Menhut Raja Juli Antoni mengoptimalkan modifikasi cuaca dan water bombing untuk menangani karhutla di Kalimantan Tengah yang terkendala jarak pandang.
Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menyerahkan penyelidikan kebakaran Kantor BPN Karawang kepada polisi. Delapan mobil damkar dikerahkan.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Kamis, 15 Oktober 2026. Simak daftar harga jual dan buyback semua ukuran.
KPK menjadwalkan pemeriksaan kedua Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB dan penerimaan lainnya.
Tim basket Bank Jateng menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara Divisi 3 Liga Jasa Keuangan (LJK) 2026