Perbaikan Jalan dan Drainase Depan Pasar Ngawen Ditarget Rampung 18 Oktober 2026
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat melantik pengurus Forum Bamuskal Gunungkidul di Taman Budaya Gunungkidul. Rabu (17/12/2025). Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pengurus Forum Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) Kabupaten Gunungkidul resmi dikukuhkan oleh Bupati Endah Subekti Kuntariningsih, Rabu (17/12/2025). Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan peran Bamuskal sebagai pengawas jalannya pemerintahan kalurahan.
Bamuskal diharapkan bukan sekadar menjadi lembaga formal, melainkan mitra strategis lurah dalam memastikan kebijakan dan program pembangunan benar-benar berpihak pada masyarakat. Setiap keputusan kalurahan, kata dia, harus dipahami dan dikawal bersama oleh Bamuskal.
Forum Bamuskal diharapkan menjadi ruang komunikasi dan pembelajaran antaranggota agar pengawasan berjalan efektif. Dengan pengawasan yang kuat, pemerintahan kalurahan diyakini dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.
“Bamuskal bukan hanya untuk formalitas, tapi merupakan kepanjangan aspirasi dari masyarakat atau DPRD-nya di kalurahan. Makanya harus bisa menunjukan kinerja yang baik dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan,” kata Mbak Endah usai pelantikan, Rabu siang.
Menurut dia, bamuskal memiliki peran yang sentral dalam upaya mewujudkan reformasi birokrasi sehingga jalannya pemerintah terbuka dan transparan. Di sisi lain, pelaksanaan program kerja juga harus dipastikan untuk kemaslahatan masyarakat.
“Jadi, anggota bamuskal harus tahu apa saja setiap putusan yang diambil oleh kalurahan. Sebab, pada prosesnya juga butuh persetujuan bamuskal, maka harus paham dan mengerti,” kata Mbak Endah.
Bupati menekankan, akhir-akhir ini ada beberapa kalurahan yang bermasalah dengan hukum karena penyelewengan atau penyalahgunaan anggaran yang dimiliki. “Peran bamuskal untuk memastikan tata Kelola pemerintahan berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas dan berkeadilan. Makanya agar bisa sesuai harus diawasi dan ini tugas dari bamuskal sebagai DPRD-nya kalurahan,” katanya.
Sejalan dengan misi Bupati Gunungkidul, "pamong melayani dan mengayomi," Bupati Endah mengatakan pemerintahan kalurahan dituntut untuk semakin melayani, melindungi, dan menghadirkan rasa keadilan. “Baik Lurah dan jajarannya harus bisa berkolaborasi dengan baik dengan bamuskal sehingga roda pemerintahan berjalan baik dan terhindar dari masalah hukum,” katanya.
Ketua Bamuskal Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rosyid, mengatakan forum dibentuk untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antar anggota. Sekaligus menyamakan persepsi dalam menjalankan fungsi bersama lurah dan pemerintah kalurahan.
“Forum bamuskal menjadi wadah saling berinteraksi, saling belajar untuk jalannya roda pemerintahan di kalurahan yang lebih baik,” kata Bahron.
Dia mengakui, Forum Bamuskal memiliki peran strategis dalam mengawal jalannya pembangunan agar benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Sebagai bentuk dari perwakilan masyarakat, maka bamuskal memiliki tugas dan peran dalam pengawasan agar pelaksanaan program bisa sesuai dengan tujuan.
“Dengan pengawasan yang kuat, maka jalannya pemerintahan akan bisa lebih baik dan berjalan sesuai regulasi,” kata Bahron.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.