IHSG Anjlok 1,72 Persen, Tertekan Bursa Global dan Saham Teknologi
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Kembang api malam pergantian tahun. - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul menyiagakan personel di sejumlah titik rawan keramaian untuk mengamankan perayaan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 agar berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Kepala Satpol PP Bantul Jati Bayu Broto mengatakan, pengamanan difokuskan pada lokasi yang selama ini menjadi pusat pergerakan dan konsentrasi massa saat malam tahun baru. Beberapa titik yang dipetakan antara lain kawasan Jalan Wonosari–Piyungan atau Bukit Bintang, perbukitan wilayah Dlingo, serta kawasan wisata pantai selatan Bantul.
"Kepada segenap anggota Satpol PP Bantul kita siagakan terutama saat malam tahun baru, di mana malam tahun baru terdapat titik titik yang menjadi konsentrasi pergerakan massa," kata Kepala Satpol PP Bantul Jati Bayu Broto di Bantul, Selasa.
Menurutnya, kawasan tersebut kerap dipadati masyarakat yang ingin menikmati suasana malam pergantian tahun dari ketinggian maupun kawasan wisata. Karena itu, personel Satpol PP akan disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum serta memastikan keamanan pengunjung dan warga sekitar.
"Lokasi lokasi ini menjadi konsentrasi massa, karena biasanya banyak masyarakat yang menikmati malam pergantian tahun baru melalui bukit di wilayah Dlingo, kemudian di kawasan pantai selatan," katanya.
Selain pengamanan oleh Satpol PP, pihaknya juga mengoordinasikan seluruh lurah di Bantul untuk mengoptimalkan peran Jogoboyo dan satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas). Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan rasa aman, nyaman, dan tenteram di lingkungan masing-masing, termasuk bagi pengguna jalan dan wisatawan.
Satpol PP Bantul juga meminta kelompok jaga warga agar meningkatkan kewaspadaan dan patroli lingkungan selama malam tahun baru. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan sekaligus menjaga ketertiban di tingkat kampung dan kalurahan.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengimbau masyarakat agar merayakan malam tahun baru secara sederhana dan tidak berlebihan. Ia secara khusus meminta warga tidak menyalakan kembang api demi keselamatan bersama, mengingat potensi risiko kebakaran dan kecelakaan.
Menurut Bupati Halim, imbauan tersebut juga didasari kondisi nasional, di mana sejumlah wilayah di Indonesia tengah menghadapi bencana. Ia mengajak masyarakat Bantul untuk menumbuhkan empati dengan mendoakan serta membantu para korban agar segera pulih.
Dengan pengamanan terpadu Satpol PP Bantul, dukungan Satlinmas, serta partisipasi masyarakat, diharapkan perayaan malam tahun baru di Bantul dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kepedulian sosial tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketenteraman umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi