Advertisement
Kunjungan Museum Sonobudoyo Turun, PAD 2025 Justru Melonjak
Suasana di depan Museum Sonobudoyo Jogja. - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah kunjungan ke Museum Sonobudoyo Yogyakarta sepanjang 2025 mengalami penurunan akibat efisiensi anggaran. Namun di sisi lain, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru melampaui target.
Kepala Museum Sonobudoyo Jogja, Ery Sustiyadi, mengungkapkan bahwa penurunan ini mulai terasa sejak awal tahun seiring dengan banyaknya program rutin yang terpaksa ditiadakan atau dikurangi frekuensinya.
Advertisement
Ery menjelaskan bahwa pameran temporer yang biasanya digelar dua kali setahun, kini hanya dilaksanakan satu kali. Selain itu, jadwal pertunjukan wayang yang menjadi daya tarik utama wisatawan mancanegara dan domestik juga mengalami penyusutan.
"Pertunjukan wayang yang semula hampir berlangsung setiap hari, kini terbatas hanya pada hari Jumat dan Sabtu. Hal ini berdampak langsung pada jumlah kunjungan," ujar Ery, Jumat (2/1/2026).
BACA JUGA
Berdasarkan data resmi museum, total pengunjung sepanjang tahun 2024 mencapai 573.649 orang, namun angka tersebut merosot menjadi 527.831 orang pada 2025. Terjadi penurunan sekitar 46.000 wisatawan dalam satu tahun terakhir. Penurunan paling mencolok terlihat di bulan Desember, di mana kunjungan tahun 2025 hanya mencapai 56.086 orang, jauh di bawah Desember 2024 yang menembus 74.283 orang.
Menariknya, meskipun jumlah pengunjung menyusut, Museum Sonobudoyo justru berhasil mencatatkan performa keuangan yang impresif. Museum ini berhasil melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp3,6 miliar.
"Target kami sebenarnya bukan hanya jumlah pengunjung, tetapi PAD. Dari target Rp3,6 miliar, realisasinya mencapai sekitar Rp4,4 miliar hingga akhir Desember. Untuk tahun 2026, target kami naik menjadi Rp4 miliar," jelas Ery.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa efisiensi operasional tidak menghalangi museum dalam memberikan kontribusi ekonomi bagi daerah. Untuk tahun 2026, fokus museum akan beralih pada peningkatan kualitas pelayanan mengingat belum adanya ruang anggaran untuk inovasi program baru.
Bagi wisatawan yang berencana berkunjung, pihak pengelola memastikan tidak ada kenaikan harga tiket masuk dalam waktu dekat. Berikut rincian tarif yang berlaku:
- Anak-anak: Rp5.000
- Dewasa (Domestik): Rp10.000
- Wisatawan Mancanegara: Rp20.000
Meskipun aktivitas harian berkurang, pada momen libur Tahun Baru 2026 kemarin, kunjungan harian terpantau masih cukup stabil di kisaran 1.500 hingga 2.500 pengunjung per hari, menunjukkan bahwa Museum Sonobudoyo tetap menjadi destinasi unggulan di kawasan nol kilometer Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




