Unggul Priyadi Raih Runner-up Kejurnas Tenis Antar Profesor 2026
Guru Besar UII Prof. Unggul Priyadi meraih juara 2 Kejurnas Tenis Antar Profesor 2026 di Bali bersama Prof. Soetriono dari Universitas Jember.
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—BMKG memprediksi hujan akan mengguyur wilayah DIY pada Kamis (15/1/2026), dengan intensitas bervariasi dari ringan hingga sedang di sejumlah kabupaten dan kota.
Kabupaten Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul diprakirakan berpotensi hujan dengan suhu udara berkisar 23–30 derajat Celsius. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi karena dapat memicu genangan air di wilayah tertentu.
Adapun Kota Yogyakarta dan Sleman diprediksi hanya mengalami hujan ringan. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Berikut adalah prakiraan cuaca secara detail pada lima kabupaten dan kota pada Kamis 15 Januari 2026:
Kulonprogo
Hujan Ringan (suhu 23-29 derajat celcius).
Gunungkidul
Hujan Ringan (suhu 23-30 derajat celcius).
Kota Jogja
Hujan Ringan (suhu 23-29 derajat celcius).
Sleman
Hujan Ringan (suhu 23-28 derajat celcius).
Bantul
Hujan Ringan (suhu 23-30 derajat celcius).
Informasi cuaca dari BMKG diharapkan membantu masyarakat DIY merencanakan aktivitas harian secara lebih aman dan nyaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru Besar UII Prof. Unggul Priyadi meraih juara 2 Kejurnas Tenis Antar Profesor 2026 di Bali bersama Prof. Soetriono dari Universitas Jember.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.
Gelombang panas Inggris memecahkan rekor suhu Juni selama tiga hari berturut-turut. Met Office memperpanjang peringatan cuaca hingga Minggu.
Iran mengecam serangan Amerika Serikat dan menyebutnya melanggar Piagam PBB serta kesepakatan damai yang baru berlaku pada Juni 2026.