Advertisement
Pembangunan PSEL Jogja Masih Tunggu Lelang Danantara
Foto ilustrasi insinerator sampah. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Kelanjutan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga kini masih menunggu proses lelang yang dilakukan oleh Danantara. Selama proses tersebut belum rampung, tahapan awal berupa land clearing belum dapat dilaksanakan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo, menyampaikan hingga saat ini belum ada aktivitas pembersihan lahan di lokasi yang telah disiapkan.
Advertisement
“Land clearing belum dilakukan karena masih menunggu pemenang lelang dari Danantara,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (21/1/2026).
Menurut Kusno, tahapan lanjutan di tingkat daerah juga belum berjalan karena seluruh proses masih bergantung pada mekanisme yang tengah berlangsung di tingkat pusat. Termasuk soal pembiayaan awal untuk land clearing yang nantinya akan dibahas bersama perusahaan pemenang lelang.
BACA JUGA
“Nanti soal pembiayaan akan disepakati dengan perusahaan yang memenangkan lelang,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Daerah DIY telah menyiapkan lahan seluas 5,7 hektare yang berlokasi di Piyungan, Bantul, untuk pembangunan fasilitas PSEL. Dalam skema yang direncanakan, pembangunan hingga operasional PSEL akan menjadi tanggung jawab perusahaan pemenang lelang.
Sementara itu, peran pemerintah daerah lebih difokuskan pada dukungan operasional, khususnya dalam hal pengangkutan dan pasokan sampah ke fasilitas tersebut.
Jika mengacu pada jadwal awal, pada Januari 2026 seharusnya sudah ditetapkan perusahaan pelaksana proyek sehingga proses land clearing dapat segera dimulai. Adapun tahapan konstruksi PSEL diperkirakan memerlukan waktu sekitar 18 bulan.
Dengan skema tersebut, fasilitas PSEL di Piyungan diproyeksikan baru dapat mulai beroperasi pada 2028, apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ribuan Jemaah Gagal Haji 2026, Kemenhaj Buka Opsi Pengganti
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- HGN ke-66, Persagi DIY Edukasi Gizi 24 Sekolah di Bantul
- Jalan Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Ditargetkan Dibuka Juli 2026
- Pilkades Serentak Gunungkidul 2026 Tetap Manual, Ini Alasannya
- Dongkrak Kualitas Destinasi, DIY Targetkan Standar Global di JBM 2026
- Puluhan Siswa Sentolo Keracunan, MBG Jadi Dugaan Awal
Advertisement
Advertisement



