Advertisement
Prakiraan Cuaca di Jogja 25 Januari 2026, Hujan dan Gelombang Sedang
Foto ilustrasi La Nina - Foto dibuat oleh AI - StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Kondisi atmosfer yang labil mendorong potensi hujan ringan hingga sedang terjadi secara merata di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (25/1/2026). Prakiraan tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, menjelaskan analisis BMKG menunjukkan suhu muka laut di wilayah Laut Jawa serta Samudra Hindia selatan Jawa terpantau relatif hangat, baik dalam skala harian maupun mingguan. Suhu muka laut tercatat berada pada kisaran 28 hingga 30 derajat Celsius dengan anomali berkisar antara +0,5 hingga +1,5 derajat Celsius. Kondisi ini meningkatkan suplai uap air ke atmosfer yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan awan hujan.
Advertisement
Selain itu, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta juga mengidentifikasi keberadaan bibit siklon 91S di wilayah barat Australia serta pola siklonik di Samudra Hindia bagian utara Australia. Fenomena tersebut memengaruhi pembentukan pola angin berupa shearline di sebagian besar wilayah Jawa, termasuk DIY, yang turut memperbesar peluang terbentuknya awan konvektif.
Dari aspek kelembapan udara, profil vertikal atmosfer di wilayah DIY pada ketinggian 1,0 hingga 3,0 kilometer atau lapisan 850 hingga 700 milibar terpantau cukup tinggi. Kelembapan udara berada pada kisaran 70 hingga 95 persen, kondisi yang dinilai sangat mendukung proses pembentukan awan hujan di berbagai wilayah DIY.
BACA JUGA
Dengan mempertimbangkan seluruh parameter tersebut, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi di seluruh wilayah DIY pada Minggu, 25 Januari 2026. Pada saat yang sama, tinggi gelombang laut di perairan sekitar DIY diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter dan masuk dalam kategori sedang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak lanjutan, terutama di daerah rawan bencana hidrometeorologi.
Masyarakat juga diharapkan secara aktif memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web BMKG, aplikasi InfoBMKG, maupun akun media sosial resmi BMKG. Di sisi lain, koordinasi dengan pemangku kepentingan kebencanaan, seperti BPBD dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak cuaca di wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Banjir Jakarta Belum Surut, BPBD Catat 19 RT Masih Tergenang
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Bus KSPN Sinar Jaya dari Jogja ke Parangtritis dan Baron
- Top Ten News Harianjogja.com, Sabtu 24 Januari 2026
- DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang PP, Lewati Borobudur hingga Kota Lama
- Status Pekerjaan Fiktif Viral, Dukcapil Bantul Tegaskan Sistem Aman
- Gunungkidul Kembangkan Lele Koperasi untuk Makan Bergizi Gratis
Advertisement
Advertisement



