Sleman Kelebihan Dokter, Gunungkidul dan Kulonprogo Masih Kekurangan
Dinkes DIY menilai jumlah dokter umum dan spesialis sudah mencukupi. Tantangan utama layanan kesehatan saat ini adalah ketimpangan distribusi tenaga medis antar
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun diduga menjadi korban pelecehan seksual di kawasan Jalan Pramuka, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja, Jumat (13/2/2026). Polisi telah mengamankan terduga pelaku.
Korban ditemukan dalam kondisi lemas di dalam gorong-gorong sekitar pukul 14.30 WIB dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasihumas Polresta Jogja Iptu Gandung Harjunadi menjelaskan, peristiwa bermula saat korban bersama seorang teman sebayanya mencari ikan di gorong-gorong Jalan Pramuka sekitar pukul 13.20 WIB.
Keduanya kemudian didatangi seorang pria dewasa berinisial RK (23) yang menanyakan aktivitas mereka dan ikut turun ke lokasi.
“Awalnya dua anak ini mencari ikan di gorong-gorong. Kemudian didatangi seorang laki-laki yang menanyakan aktivitas mereka dan ikut turun ke lokasi,” ujar Gandung.
Terduga pelaku kemudian mengajak kedua anak tersebut masuk lebih jauh ke dalam gorong-gorong yang minim pencahayaan. Salah satu anak disebut dibawa ke bagian yang lebih dalam, sementara temannya melarikan diri karena ketakutan dan segera memberi tahu orang tua korban.
Orang tua korban yang datang ke lokasi mendapati anaknya dalam kondisi lemas bersama pria yang diduga sebagai pelaku. Korban kemudian dibawa pulang dan selanjutnya menjalani pemeriksaan medis di RSUD Jogja.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan mengamankan RK tidak lama setelah kejadian. Berdasarkan keterangan awal, terduga pelaku diketahui berasal dari luar Jawa dan tidak memiliki pekerjaan tetap.
Saat ini, aparat masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana tersebut.
Polisi juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama di lokasi yang berisiko dan minim pengawasan, guna mencegah kejadian serupa terulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes DIY menilai jumlah dokter umum dan spesialis sudah mencukupi. Tantangan utama layanan kesehatan saat ini adalah ketimpangan distribusi tenaga medis antar
KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi kasus korupsi Fadia Arafiq di Pekalongan. Pemkab memastikan tidak ada pengondisian terhadap pihak yang dipanggil.
Harga minyak dunia kembali melemah setelah pasar menunggu rincian kesepakatan damai AS-Iran dan pembukaan penuh Selat Hormuz.
SPMB SMA-SMK DIY 2026 memasuki tahap akhir aktivasi akun. Balai Dikmen Kulonprogo meminta siswa yang terkendala sinyal memanfaatkan bantuan sekolah.
Profil Chairul Mukmin, alumni UMY yang sukses menjadi juara SUCI 12 Kompas TV setelah melewati kegagalan, vakum, dan perjuangan panjang.
Pengibaran bendera Iran di Stadion Los Angeles saat Piala Dunia 2026 disambut meriah suporter. Iran juga sukses menahan Selandia Baru 2-2.