Kim Jong Un Siapkan Senjata Bawah Air Rahasia Korea Utara
Kim Jong Un mengungkap rencana pengembangan senjata bawah air rahasia sebagai bagian dari modernisasi angkatan laut Korea Utara.
Foto ilustrasi mudik Lebaran. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul mulai mematangkan persiapan pengamanan arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Fokus utama pengamanan akan dipusatkan pada jalur-jalur utama yang menjadi titik perbatasan dengan wilayah Kabupaten Kulonprogo guna menjamin kelancaran arus lalu lintas.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik krusial untuk penempatan pos pantau. “Untuk wilayah perbatasan Bantul dengan Kulonprogo itu kita nanti ada pos mudik di Jalan Srandakan dan Pos Klangon Sedayu (Jalan Wates),” ungkap Singgih di Bantul, Sabtu (7/3/2026)
Pos pantau di Klangon, Sedayu, nantinya berfungsi sebagai titik monitor utama bagi kendaraan pemudik yang masuk melalui pusat Kabupaten Kulonprogo. Sementara itu, pos di Srandakan disiapkan untuk memantau pergerakan arus mudik yang melintasi jalur pantai selatan (pansela).
Selain kedua pos tersebut, Dishub Bantul juga bekerja sama dengan Dishub DIY untuk mendirikan pos terpadu di sekitar Jembatan Kabanaran. Jembatan yang berada di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ini merupakan penghubung strategis antara pantai selatan Bantul dengan Kulonprogo.
“Di jalur tersebut mobilitas lebih tinggi, termasuk nanti akses masuk ke Jembatan Kabanaran itu pasti akan dijadikan alternatif untuk mudik, karena pemudik sambil menikmati pemandangan yang ada di sana,” tuturnya. Pihaknya memprediksi jalur ini akan menjadi favorit bagi pemudik yang ingin menghindari kemacetan di jalur utama.
Titik pantau lain yang tidak kalah penting terletak di kawasan Piyungan, Jalan Wonosari. Pos ini disiagakan untuk memantau volume kendaraan dari arah Kabupaten Gunungkidul serta mengantisipasi limpahan arus mudik dari arah Prambanan yang bergerak menuju selatan.
“Masuknya paling utama kalau arus mudik itu di Gunungkidul itu banyak. Kemudian dampak dari pembukaan Tol Prambanan, itu kan nanti pemudik pasti akan mencari jalur alternatif, pasti akan melalui Kabupaten Bantul,” jelas Singgih menambahkan. Ia menekankan bahwa integrasi jalan tol akan mengubah pola pergerakan kendaraan tahun ini.
Dishub Bantul terus menjalin koordinasi intensif dengan Dishub DIY guna memastikan kesiapan personel di seluruh titik perbatasan, termasuk yang bersinggungan dengan Kota Yogyakarta. “Terutama arus mudik yang masuk dari Kota Yogyakarta, dan kemarin itu yang harus ditekankan untuk diantisipasi itu juga perbatasan dengan kota, kalau di Bantul nanti menyisir saja terutama di JJLS,” kata dia sebagai penutup informasi persiapan teknis lapangan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kim Jong Un mengungkap rencana pengembangan senjata bawah air rahasia sebagai bagian dari modernisasi angkatan laut Korea Utara.
Agenda Jogja hari ini Minggu 7 Juni 2026 menghadirkan Festival Ketoprak, pameran seni, Pasar Kangen, Europe on Screen, hingga konser Pekan Gembira Ria.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Lepas buka showroom pertama di luar Jabodetabek di Jogja. Intip spesifikasi Lepas L8 PHEV dan harga OTR Rp590 jutaan.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas.
Kalender Jawa Minggu 7 Juni 2026 bertepatan dengan weton Minggu Kliwon dan neptu 13. Simak makna serta tafsirnya dalam tradisi budaya Jawa.