Advertisement
Gusti Putri Dorong Solidaritas Perempuan DIY Lewat Agenda Mbok Mlayu
Mbok Mlayu kembali hadir di Jogja untuk tahun ketiga! Kini ada kategori sepeda, yoga, hingga UMKM khusus perempuan demi kesehatan fisik dan mental. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Perhelatan tahunan Mbok Mlayu untuk ketiga kalinya. Agenda ini diharapkan menjadi wadah bagi perempuan di Jogja dan Indonesia untuk keluar sejenak dari rutinitas rumah tangga demi menjaga kesehatan fisik dan mental.
Adapun kegiatan akan dimulai pada Sabtu (18/4) dengan pengambilan racepack, workshop komunitas, Sunset Yoga, serta festival UMKM. Kemudian Minggu (19/4) akan digelar event sepeda, lari kategori 10K, 5K, dan jalan 2K, selebrasi finisher, serta penampilan musik dan festival UMKM.
Advertisement
Wakil Ketua I TP PKK DIY, Gusti Bendara Raden Ayu (GBRAY) Adipati Paku Alam X, mengungkapkan bahwa Mbok Mlayu dirancang khusus sebagai ruang apresiasi bagi kaum perempuan. Menurutnya, selama ini perempuan sering kali hanya terjebak dalam kesibukan urusan domestik dan pekerjaan saja.
"Dengan adanya event ini, perempuan bisa lebih fresh, smart, sehat, dan penuh semangat. Ini adalah momen untuk saling terhubung, di mana perempuan yang tadinya tidak saling kenal bisa bersilaturahmi dan melakukan kegiatan menyenangkan bersama," ujar Gusti Putri, Kamis (12/3/2026).
BACA JUGA
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan tahun ketiga ini semakin meriah dengan penambahan kategori baru. Selain lari dan jalan santai, panitia kini menghadirkan agenda bersepeda untuk mengakomodasi minat olahraga yang lebih luas bagi para peserta.
Lebih lanjut, Gusti Putri menekankan bahwa Mbok Mlayu bukan sekadar ajang olahraga biasa, melainkan sebuah wadah solidaritas perempuan. Acara ini mengintegrasikan unsur olahraga dengan pemberdayaan ekonomi dan pelestarian budaya khas Yogyakarta.
"Di dalamnya tidak hanya lari atau bersepeda, tapi ada juga ajang untuk UMKM. Kita juga menyambungkan aspek budaya melalui pelatihan menari hingga jemparingan," imbuhnya.
Melalui perpaduan antara aktivitas fisik dan kegiatan kultural, Gusti Putri berharap perempuan di DIY dapat terus berkembang menjadi pribadi yang cerdas (smart) sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya Yogyakarta yang kental.
Project Director Mbok Mlayu, Dian Isnawati, menambahkan bahwa rangkaian kegiatan yang disiapkan tidak hanya menitikberatkan pada olahraga. Beragam aktivitas pendukung turut dihadirkan, mulai dari Sunset Yoga, Zumba, kelas tari Jawa, walking tour, hingga health talk dan beauty class yang ditujukan untuk memperkuat pemberdayaan perempuan.
Selain itu, puluhan pelaku usaha mikro yang dikelola perempuan juga akan terlibat dalam festival UMKM yang menjadi bagian dari agenda tersebut.
"Mbok Mlayu bukan sekadar perlombaan, tetapi sebuah ruang aman dan inklusif bagi perempuan untuk terhubung dan tumbuh bersama," tandasnya.
Ketua JWC dan Missbromp, Upik Soffie, menyampaikan bahwa penambahan kategori sepeda dalam ajang Mbok Mlayu dimaksudkan untuk membuka kesempatan lebih luas bagi perempuan agar dapat terlibat dalam aktivitas olahraga sekaligus memperkuat jejaring komunitas. Menurutnya, antusiasme pesepeda perempuan diJogja terus meningkat sehingga perlu difasilitasi melalui ruang partisipasi yang lebih besar.
"Kami melihat semangat pesepeda perempuan di Jogja sangat besar. Dengan adanya kategori sepeda ini, kami ingin menghadirkan ruang yang lebih luas bagi mereka untuk berpartisipasi," ucapnya.
Sekretaris TP PKK DIY, Anggi Bambang, menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya PKK dalam memperkuat peran perempuan sebagai penggerak kesejahteraan keluarga. Ia menyebut perempuan yang sehat dan aktif akan memberikan dampak positif bagi keluarga maupun lingkungan di sekitarnya.
"Ketika ibu sehat, aktif, dan berdaya, maka keluarga dan lingkungannya juga akan ikut kuat," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Di Tengah Tekanan AS, Kuba Bebaskan 51 Tahanan Lewat Mediasi Vatikan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- 500 Tenaga Honorer Pemkab Bantul Terima Sembako Jelang Lebaran
- Transporter Sampah di Gowongan Jogja Dapat APD untuk Cegah Penyakit
- Koperasi Desa Merah Putih Bantul Suplai Bahan MBG ke SPPG
- Mulai 14 Maret Bus Dilarang Masuk Jalan Panembahan Senopati Jogja
- RSUD Panembahan Senopati Tetap Buka Saat Libur Lebaran
Advertisement
Advertisement







