Yakin Singkirkan Prancis, Pelatih Spanyol Percaya Diri ke Final
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Foto ilustrasi buka puasa di Jogja, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA — Jadwal waktu salat dan puasa Ramadan untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (18/3/2026) telah ditetapkan secara resmi oleh Kementerian Agama sebagai pedoman ibadah bagi umat Islam.
Ketepatan waktu menjadi aspek penting dalam menjalankan ibadah puasa, mulai dari sahur, waktu imsak, hingga berbuka puasa saat azan Magrib. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengikuti jadwal resmi agar pelaksanaan ibadah sesuai dengan tuntunan syariat.
Bagi warga di Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, hingga Gunungkidul, jadwal imsakiyah ini berlaku seragam tanpa perbedaan waktu. Selain menjadi acuan puasa, jadwal ini juga digunakan untuk menentukan waktu salat wajib dan pelaksanaan Salat Tarawih.
Berdasarkan ketetapan resmi, waktu imsak dimulai pukul 04.18 WIB, dilanjutkan Salat Subuh pada 04.28 WIB. Sementara itu, waktu berbuka puasa yang bertepatan dengan Salat Magrib jatuh pada pukul 17.54 WIB, dan Salat Isya dimulai pukul 19.02 WIB.

Jadwal Imsakiyah DIY
Rabu, 18 Maret 2026
Imsak: 04.18 WIB
Subuh: 04.28 WIB
Magrib / Buka Puasa: 17.54 WIB
Isya: 19.02 WIB
Jadwal ini berlaku sama untuk seluruh wilayah di DIY dan dapat digunakan sebagai panduan harian selama Ramadan agar ibadah berjalan tertib, tepat waktu, dan khusyuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.