Advertisement
Pemkab Bantul Belum Menerapkan WFA Usai Libur Lebaran
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. Harian Jogja - Stefani Yulindriani
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul tidak menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026 nanti. Imbauan Pemerintah Pusat itu disebut tidak diterapkan lantaran belum optimal dilaksanakan di daerah ini.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan ASN di lingkungannya tetap masuk seperti biasa atau Work From Office setelah libur Lebaran nanti. "Kami masih tetap menjalankan WFO kecuali ada opsi darurat ya yang nanti memungkinkan aparatur birokrasi melakukan WFA. Namun sampai hari ini kami masih-masih memilih opsi yang optimal yaitu WFO," kata Halim, Minggu (22/3/2026).
Advertisement
Di sisi lain Halim juga masih memberikan toleransi kepada ASN di lingkungannya yang belum masuk bekerja setelah libur Lebaran nanti. Jadwal masuk kerja ASN di lingkungan Pemkab Bantul sedianya dijadwalkan pada Rabu 25 Maret 2026 nanti, tapi mereka yang masih belum kembali diperbolehkan tidak masuk bekerja.
"Ya, kita kan karena masih dalam suasana Idulfitri, kami masih memberikan toleransi-toleransi. Mungkin untuk menuntaskan silaturahmi," kata Halim.
BACA JUGA
Hanya saja, Halim menyebut kebijakan itu harus disertai dengan permintaan izin kepada masing-masing kepada organisasi perangkat daerah (OPD). Kemudian durasinya juga tidak terlalu lama.
"Tetapi tidak lama, paling ya hanya dua hari kami memberikan toleransi itu ya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Charger Ponsel Masih di Stopkontak Picu Kebakaran di Wirobrajan
- Pulang dari Pantai, 1 Lansia Meninggal Dunia Laka di Bugisan
- Kendaraan Masuk Tol Purwomartani Tembus 6.072 Saat Lebaran
- Bonus Miliaran Cair, Atlet Porda di Bantul Kantongi Puluhan Juta
- Kunjungan di Breksi Diperkirakan Tak Seramai Tahun Lalu
Advertisement
Advertisement








