Puluhan Pasar di Bantul Butuh Perbaikan, Dana APBD Terbatas
Banyak pasar tradisional di Bantul rusak terutama atap. Pemkab lakukan perbaikan bertahap dengan anggaran terbatas.
Olahraga - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Kucuran bonus miliaran rupiah mulai diterima para atlet peraih medali Porda DIY 2025, dengan atlet cabang atletik mencatatkan nilai tertinggi yang menembus Rp50 juta lebih.
Penyerahan bonus dilakukan di Bantul, menyasar ratusan atlet dan pelatih setelah kontingen Bantul finis di peringkat kedua dalam ajang Porda 2025 di Gunungkidul.
Sekretaris Umum KONI Bantul, Jamal Sarwana, mengungkapkan total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp8,092 miliar yang bersumber dari APBD.
Dana tersebut dialokasikan untuk atlet dan pelatih yang berhasil meraih medali emas, perak, maupun perunggu sepanjang gelaran Porda.
Secara rinci, bonus untuk peraih emas ditetapkan sebesar Rp18 juta, perak Rp8,5 juta, dan perunggu Rp2,75 juta. “Selain atlet, untuk pelatih peraih medali juga diberikan bonus,” ungkap Jamal, belum lama ini.
Ia menjelaskan, total terdapat 1.192 atlet penerima bonus, baik dari nomor perorangan maupun beregu.
Dari jumlah itu, atlet perorangan menerima total lebih dari Rp2,4 miliar, sementara atlet beregu memperoleh sekitar Rp3,8 miliar.
Sisa anggaran disalurkan kepada pelatih serta atlet yang berkontribusi dalam capaian juara umum. “Untuk atlet peraih bonus tertinggi itu dari atletik dia dapat Rp50 juta lebih,” kata Jamal.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menilai pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras para atlet, pelatih, dan official selama masa persiapan.
Menurutnya, latihan intensif dan konsistensi yang dijalani menjadi kunci keberhasilan hingga Bantul mampu meraih posisi kedua.
“Penghargaan bagi atlet dan pelatih Porda yang kami serahkan merupakan bentuk apresiasi atas keseriusan dan kerja keras seluruh insan olahraga Bantul dalam memperjuangkan Kabupaten Bantul,” ujarnya.
Pada Porda 2025 di Gunungkidul, kontingen Bantul mengoleksi 151 medali emas, 133 perak, dan 174 perunggu, yang mengantarkan daerah ini bertengger di posisi kedua klasemen akhir.
Distribusi bonus ini sekaligus menjadi dorongan bagi para atlet untuk mempertahankan performa dan meningkatkan prestasi pada ajang berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Banyak pasar tradisional di Bantul rusak terutama atap. Pemkab lakukan perbaikan bertahap dengan anggaran terbatas.
Gempa magnitudo 4,4 mengguncang Sigi, Sulawesi Tengah. BMKG mencatat sudah terjadi 1.374 gempa susulan pascagempa M 6,7.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan Rp500 juta untuk pembangunan talut di Pantai Sepanjang sebagai bagian dari penataan kawasan wisata secara bertahap.
UMY naik 42 peringkat di QS WUR 2027 berkat jaringan riset internasional yang melonjak 92 persen dan menjadi kampus Islam terbaik di Indonesia.
Kelangkaan daging sapi di Salatiga berdampak pada pedagang bakso, sate, dan rumah makan. Sejumlah usaha terancam mengurangi produksi hingga tutup sementara.
UGM dan Chile memperkuat kerja sama riset Antarktika dan perubahan iklim, sekaligus membuka peluang kolaborasi pendidikan dan mitigasi bencana.