Akses Tol Menuju Nglanggeran Diharap Genjot Wisata Utara Gunungkidul
Akses tol Bokoharjo-Gunungkidul ditarget fungsional Lebaran 2027. Pemkab berharap konektivitas ini mengembangkan wisata dan ekonomi wilayah utara.
Atlet kontingen Bantul di Porda 2025./ Ist-Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL – Kontingen Kabupaten Bantul masih bertahan di posisi kedua klasemen sementara Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY 2025 hingga Sabtu (13/9/2025) pukul 21.15 WIB. Dari lima kabupaten/kota peserta, Bantul tercatat sudah mengoleksi total 291 medali dengan rincian 104 emas, 81 perak, dan 107 perunggu.
Perolehan tersebut menempatkan Bantul tepat di bawah Sleman yang memimpin klasemen dengan 338 medali. Meski begitu, capaian emas Bantul sudah menyentuh 63 persen dari target 164 medali emas yang dipatok tahun ini. Target tersebut diharapkan bisa membawa Bantul meraih gelar juara umum melalui 48 cabang olahraga yang diikuti.
Dengan masih banyak nomor pertandingan tersisa, peluang Bantul untuk menambah pundi-pundi medali masih terbuka lebar. Kontingen Bantul bertekad terus menekan jarak dengan Sleman demi menjaga asa juara umum di ajang olahraga terbesar tingkat DIY tersebut.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Gratiskan Seragam Sekolah bagi Siswa Baru
Sebelumnya diberitakan, Humas KONI Bantul, M. Taufan Istihar menyebut persiapan atlet telah mendekati 100 persen. Sejak Juli lalu, para atlet mulai fokus menjalani latihan yang menyerupai pertandingan. “Sekarang sudah masuk persiapan khusus. Latihan seminggu enam hari, lebih banyak dengan game-game sesuai pola pertandingan,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).
Menurut Taufan, Bantul tetap mengandalkan cabang olahraga (cabor) unggulan seperti panahan, tarung derajat, dansa, dayung, atletik, dan judo. Selain itu, cabor potensial seperti angkat besi dan angkat berat juga disiapkan untuk mendulang medali emas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akses tol Bokoharjo-Gunungkidul ditarget fungsional Lebaran 2027. Pemkab berharap konektivitas ini mengembangkan wisata dan ekonomi wilayah utara.
Baznas, Danantara, Kemenkop, dan MES meneken MoU penguatan ekosistem zakat, koperasi syariah, pemberdayaan ekonomi, dan program sosial.
Prabowo menyebut porsi hasil pengemudi ojol naik dari 80% menjadi 92%. Sejumlah pengemudi dilaporkan penghasilannya naik hingga 3 kali lipat.
Prabowo menargetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih beroperasi akhir 2026 dan pembangunan 1.582 kapal ikan modern dimulai pada 2027.
RPPLH DIY 2026-2056 disiapkan sebagai pedoman lingkungan 30 tahun. DPRD DIY meminta pembangunan ekonomi tak mengorbankan lingkungan.
Prabowo menargetkan swasembada daging sapi dan kerbau dalam 5 tahun. Danantara menggandeng JBS dengan investasi awal US$2,5 miliar.