Advertisement
Prajurit TNI Asal Kulonprogo Gugur di Lebanon, Ini Kata Ketua DPRD DIY
Mendiang Prajurit TNI Farizal Rhomadhon.ist - IG
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Kabar gugurnya prajurit TNI asal Kulonprogo, Praka Farizal Rhomadhon, saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon membawa duka mendalam hingga ke kampung halamannya. Sosok anggota Yonif 113/Jaya Sakti itu meninggal dunia dalam tugas sebagai bagian dari kontingen UNIFIL.
Farizal diketahui berasal dari Padukuhan Ledok RT 17, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulonprogo. Kepergiannya tak hanya dirasakan keluarga, tetapi juga masyarakat luas di DIY yang turut kehilangan figur prajurit muda berdedikasi.
Advertisement
Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Farizal. Ia menilai pengabdian almarhum menjadi simbol dedikasi tinggi prajurit Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
“Kepergian almarhum merupakan duka mendalam bagi kita semua. Beliau adalah sosok prajurit yang berdedikasi tinggi, yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi menjaga perdamaian dunia,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
BACA JUGA
Menurutnya, keikutsertaan Farizal dalam misi internasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya masyarakat Kulonprogo.
“Atas nama DPRD DIY dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengorbanan almarhum. Semoga semangat juangnya menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa,” katanya.
Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini. Doa turut dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
Misi yang dijalankan Farizal merupakan bagian dari United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), salah satu operasi perdamaian dunia yang diikuti Indonesia. Penugasan ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas global melalui peran aktif TNI di berbagai wilayah konflik.
Gugurnya Farizal menjadi pengingat bahwa di balik misi kemanusiaan lintas negara, terdapat risiko besar yang harus dihadapi para prajurit di garis depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Gangguan Teknis, KA Tambahan Jogja-Pasar Senen Mogok di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement







