Advertisement

Prajurit TNI Asal Kulonprogo Gugur di Lebanon, Ini Kata Ketua DPRD DIY

Ariq Fajar Hidayat
Selasa, 31 Maret 2026 - 17:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Prajurit TNI Asal Kulonprogo Gugur di Lebanon, Ini Kata Ketua DPRD DIY Mendiang Prajurit TNI Farizal Rhomadhon.ist - IG

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Kabar gugurnya prajurit TNI asal Kulonprogo, Praka Farizal Rhomadhon, saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon membawa duka mendalam hingga ke kampung halamannya. Sosok anggota Yonif 113/Jaya Sakti itu meninggal dunia dalam tugas sebagai bagian dari kontingen UNIFIL.

Farizal diketahui berasal dari Padukuhan Ledok RT 17, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulonprogo. Kepergiannya tak hanya dirasakan keluarga, tetapi juga masyarakat luas di DIY yang turut kehilangan figur prajurit muda berdedikasi.

Advertisement

Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Farizal. Ia menilai pengabdian almarhum menjadi simbol dedikasi tinggi prajurit Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

“Kepergian almarhum merupakan duka mendalam bagi kita semua. Beliau adalah sosok prajurit yang berdedikasi tinggi, yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi menjaga perdamaian dunia,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, keikutsertaan Farizal dalam misi internasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya masyarakat Kulonprogo.

“Atas nama DPRD DIY dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengorbanan almarhum. Semoga semangat juangnya menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa,” katanya.

Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini. Doa turut dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Misi yang dijalankan Farizal merupakan bagian dari United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), salah satu operasi perdamaian dunia yang diikuti Indonesia. Penugasan ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas global melalui peran aktif TNI di berbagai wilayah konflik.

Gugurnya Farizal menjadi pengingat bahwa di balik misi kemanusiaan lintas negara, terdapat risiko besar yang harus dihadapi para prajurit di garis depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kopdes Merah Putih Disiapkan Jadi Pusat Bansos hingga LPG

Kopdes Merah Putih Disiapkan Jadi Pusat Bansos hingga LPG

News
| Selasa, 31 Maret 2026, 19:17 WIB

Advertisement

Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya

Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya

Wisata
| Selasa, 31 Maret 2026, 09:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement