Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Ilustrasi petir di tengah cuaca ekstrem./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai perubahan cuaca mendadak di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam beberapa hari ke depan.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Feriomex Hutagalung, mengatakan kondisi ini terjadi seiring masa peralihan dari musim hujan ke kemarau.
“Masyarakat agar waspada terhadap perubahan cuaca mendadak yang dapat terjadi dalam waktu singkat selama periode transisi ini,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG memprakirakan wilayah DIY—meliputi Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, Sleman, dan Gunungkidul—berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada 9–11 April.
Kondisi ini dipengaruhi suhu muka laut di Laut Jawa dan Samudra Hindia yang relatif hangat, berkisar 29–30 derajat Celsius, sehingga meningkatkan suplai uap air ke atmosfer.
Faktor Atmosfer Picu Awan Hujan
BMKG juga mencatat adanya pola konvergensi di sekitar Pulau Jawa serta aktifnya gelombang Rossby yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Selain itu, kelembapan udara di lapisan 1–3 kilometer mencapai 65–95 persen, yang semakin memperbesar peluang terjadinya hujan di wilayah DIY.
Selama masa pancaroba ini, masyarakat diminta menjaga kondisi tubuh, terutama saat cuaca panas, dengan memperbanyak konsumsi air dan membatasi aktivitas di siang hari.
Warga juga diingatkan untuk mengantisipasi potensi kebakaran serta dampak cuaca ekstrem lainnya.
BMKG mendorong masyarakat untuk rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi serta berkoordinasi dengan instansi kebencanaan seperti BPBD dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).
Gelombang Laut Selatan Sedang
Untuk wilayah perairan, khususnya pantai selatan Jawa, tinggi gelombang diperkirakan berada di kisaran 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang.
Kondisi ini perlu diwaspadai oleh nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir.
BMKG menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama agar dampak dari cuaca ekstrem dapat diminimalkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Bayi perempuan ditemukan hidup terbungkus plastik di bawah pohon mahoni Bandungan. Bayi berbobot 3,1 kg dan diperkirakan baru lahir.
Iran mendesak AS mematuhi nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik. Ghalibaf menegaskan tekanan terhadap Iran tidak akan berpengaruh.
Harga BBM 25 Agustus 2026 masih mengalami perubahan. Simak daftar harga Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo terbaru per liter.
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Harga emas Antam naik Rp18.000 menjadi Rp2.768.000 per gram. Simak harga lengkap 0,5 gram hingga 1.000 gram dan ketentuan pajaknya.