500 Peserta Adu Kekuatan Tarik Lokomotif 84 Ton di Balai Yasa Jogja
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Jogja dipercepat tahun ini dengan mengandalkan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Skema ini dipilih agar warga bisa segera menempati hunian yang lebih sehat meski terkendala administrasi lahan.
Pemerintah Kota Jogja menargetkan perbaikan 200 unit RTLH sepanjang 2026, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 82 unit. Program ini menyasar rumah-rumah dengan kondisi mendesak yang belum tersentuh anggaran pemerintah.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menjelaskan penggunaan dana CSR menjadi solusi atas keterbatasan akses bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama bagi rumah dengan status tanah yang belum jelas.
“Tanpa APBD, tanpa APBN, karena kadang tanahnya belum jelas secara administrasi. Tapi dengan gotong royong, ini tetap bisa diselesaikan,” jelasnya di Kota Jogja, Senin (13/4/2026).
Salah satu fokus perbaikan dilakukan di wilayah di Purwokinanti dan di Wirogunan, Kota Jogja. Sebelum diperbaiki, kondisi rumah di lokasi tersebut dinilai tidak memenuhi standar kesehatan, terutama karena ruang dapur, kamar, dan toilet berada dalam satu area.
“Rumah seperti ini sangat tidak memenuhi syarat. Dapur, kamar, dan WC menyatu, tidak sehat, apalagi dihuni anak kecil yang masih sekolah. Ini tentu memprihatinkan,” katanya.
Setiap unit rumah yang diperbaiki mendapatkan bantuan sekitar Rp20 juta, ditambah dukungan material bangunan untuk menunjang proses renovasi.
Warga Rasakan Dampak Langsung
Program ini mulai dirasakan langsung oleh warga penerima manfaat. Salah satunya Partini, warga di Wirogunan, Kota Jogja, yang selama ini tinggal di rumah dekat sungai dengan kondisi rawan banjir.
Ia mengaku bersyukur rumahnya masuk dalam program perbaikan tahun ini. Selama ini, kondisi hunian yang sering terdampak banjir membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman.
“Alhamdulillah, senang sekali rumah mau diperbaiki. Saya tinggal di sini dari kecil, sering kebanjiran juga,” ungkapnya.
Dengan adanya perbaikan ini, warga berharap hunian menjadi lebih aman, sehat, dan layak ditinggali, terutama bagi keluarga dengan anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Senin 28 September 2026, lengkap dengan rute, jam keberangkatan, dan tarif promo Rp50.000.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.