Menpar Bawa Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 ke Solo dan Jogja, Ini Alasannya
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman, Sony Eka Santana.ist
Harianjogja.com, JOGJA — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman menargetkan peningkatan cakupan kepesertaan secara signifikan pada 2026. Lembaga ini membidik angka partisipasi mencapai 37 persen, meningkat dari realisasi tahun sebelumnya yang berada di kisaran 32,4 persen.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman, Sony Eka Santana, mengungkapkan hingga Maret 2026 jumlah peserta aktif tercatat sekitar 125.000 orang. Angka tersebut berasal dari berbagai sektor pekerjaan, baik formal, informal, maupun jasa konstruksi.
Ia merinci, dari total tersebut sekitar 96.000 peserta merupakan pekerja formal atau penerima upah. Sementara itu, sekitar 19.000 berasal dari sektor informal dan 10.000 lainnya dari sektor jasa konstruksi. Komposisi ini menunjukkan dominasi sektor formal, meski potensi peningkatan masih terbuka lebar.
Menurut Sony, target 37 persen bukan sekadar angka, melainkan bagian dari komitmen bersama antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja. Upaya ini penting untuk memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan dari risiko kerja, kecelakaan, hingga jaminan hari tua.
Ia menilai sektor formal masih menyimpan potensi besar untuk digenjot. Pasalnya, masih banyak pelaku usaha seperti hotel, restoran, kafe, hingga penginapan skala kecil yang belum sepenuhnya mendaftarkan pekerjanya dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Masih ada perusahaan yang belum optimal dalam mendaftarkan pekerjanya. Ini menjadi fokus kami bersama pemerintah daerah untuk terus didorong,” ujarnya.
Selain sektor formal, BPJS Ketenagakerjaan juga memperluas jangkauan ke sektor informal yang selama ini cenderung sulit dijangkau. Strategi yang dilakukan antara lain dengan menggali potensi data dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Kelompok sasaran mencakup pelaku koperasi, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), petani, relawan kebencanaan, hingga komunitas pariwisata yang tersebar di wilayah Sleman. Pendekatan berbasis komunitas dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran sekaligus memperluas kepesertaan.
Koordinasi lintas instansi pun terus diperkuat agar proses pendataan dan sosialisasi berjalan lebih optimal. Dengan sinergi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap tidak ada lagi pekerja yang luput dari perlindungan jaminan sosial.
Melalui berbagai strategi ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman optimistis target peningkatan kepesertaan pada 2026 dapat tercapai. Selain memperluas perlindungan, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus memperkuat sistem jaminan sosial di daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang memperluas teror hingga satu wilayah. Tayang 8 Oktober 2026.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.
Pedal rem mobil tiba-tiba keras bisa menandakan masalah pada booster, minyak rem, kampas hingga komponen pengereman lainnya.
Longsor salju menerjang Base Camp Himlung Himal di Nepal. Empat jenazah ditemukan, sementara 12 orang masih hilang.