Dibantai Swedia 1-5, Tunisia Pecat Lamouchi dan Tunjuk Renard
Tunisia resmi menunjuk Herve Renard sebagai pelatih baru setelah memecat Sabri Lamouchi usai kekalahan telak 1-5 dari Swedia di Piala Dunia 2026.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA— Cuaca DIY pada Jumat (24/4/2026) didominasi awan tebal sejak pagi, dengan potensi hujan ringan muncul pada siang hingga sore hari di dua wilayah. Kondisi ini membuat aktivitas warga perlu lebih waspada, terutama di Kulonprogo dan Gunungkidul yang diperkirakan menjadi titik turunnya hujan.
Data prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan sebagian besar wilayah DIY hanya berawan. Namun, distribusi hujan tidak merata. Kulonprogo dan Gunungkidul masuk kategori wilayah berpotensi hujan ringan, sedangkan Bantul, Sleman, dan Kota Jogja diprediksi tetap berawan sepanjang hari.
Suhu udara di DIY hari ini berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius. Meski tergolong hangat, tingkat kelembapan yang tinggi—mencapai 63 hingga 99 persen—membuat udara terasa lebih gerah dan lembap, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Di Kulonprogo, suhu diperkirakan berada pada rentang 23–32 derajat Celsius dengan kelembapan 63–97 persen. Kondisi ini membuat udara terasa basah dan berpotensi menghambat aktivitas seperti menjemur pakaian.
Sementara itu, Gunungkidul menjadi wilayah dengan kelembapan tertinggi, mencapai 70–99 persen dengan suhu 23–31 derajat Celsius. Warga di kawasan ini diimbau berhati-hati, terutama karena potensi jalan licin saat hujan turun.
Berbeda dengan dua wilayah tersebut, Bantul diprediksi hanya berawan dengan suhu 23–32 derajat Celsius dan kelembapan 63–95 persen. Sleman juga mengalami kondisi serupa, dengan suhu 23–31 derajat Celsius dan kelembapan 67–94 persen.
Kota Jogja yang menjadi pusat aktivitas wisata seperti kawasan Malioboro diperkirakan tetap berawan sepanjang hari. Suhu berada pada kisaran 23–32 derajat Celsius dengan kelembapan 64–96 persen, sehingga udara tetap terasa lembap meski tanpa hujan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap membawa payung atau jas hujan, khususnya saat beraktivitas menuju wilayah Kulonprogo dan Gunungkidul pada siang hingga sore hari. Selain itu, menjaga kondisi tubuh tetap fit menjadi penting di tengah cuaca yang cenderung berubah-ubah.
Meski tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem, kombinasi suhu hangat dan kelembapan tinggi berpotensi memicu pembentukan awan konvektif secara tiba-tiba. Artinya, hujan bisa turun dalam waktu singkat meski sebelumnya hanya terlihat berawan.
Bagi pelaku UMKM yang beraktivitas di ruang terbuka, seperti di kawasan Alun-Alun Kidul maupun Pasar Beringharjo, disarankan menyiapkan perlindungan tambahan seperti tenda darurat. Perubahan cuaca yang cepat dapat berdampak langsung pada aktivitas ekonomi harian.
Kondisi cuaca Jogja hari ini menunjukkan bahwa meski terlihat tenang dengan dominasi awan, potensi hujan tetap perlu diantisipasi, terutama di wilayah barat dan selatan DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tunisia resmi menunjuk Herve Renard sebagai pelatih baru setelah memecat Sabri Lamouchi usai kekalahan telak 1-5 dari Swedia di Piala Dunia 2026.
Peserta JKN asal Sleman mengaku kondisi diabetes, hipertensi, dan kecemasan berangsur membaik setelah hampir dua tahun menjalani pengobatan rutin.
Ibu dan anak asal Solo terseret ombak di Pantai Drini, Gunungkidul. Keduanya berhasil diselamatkan petugas SAR, satu korban dirawat di RSUD Saptosari.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkap modus penyimpangan pengadaan melalui e-katalog yang melibatkan orang dalam, broker, hingga makelar kasus.
Austria meraih kemenangan 3-1 atas Yordania pada laga Grup J Piala Dunia 2026. Marko Arnautovic mencetak gol penutup lewat penalti.
Winongo Art Festival 2026 di Ngampilan diharapkan mendorong pertumbuhan UMKM, ekonomi kreatif, dan wisata berbasis Sungai Winongo.