Era AI, Begini Cara Tepat Mengambil Keputusan Tanpa Bias
AI mempermudah pengambilan keputusan, tetapi juga berisiko membuat manusia terlalu bergantung dan kehilangan daya kritis.
Foto ilustrasi hujan ringan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (2/5/2026) diprediksi didominasi hujan ringan dan berawan. Kondisi ini membuat aktivitas luar ruang berpotensi terganggu sejak pagi hingga malam.
Kota Yogyakarta perlu meningkatkan kewaspadaan karena berpotensi diguyur hujan sedang dengan suhu 24–33°C dan kelembapan hingga 97%. Sementara itu, wilayah Sleman dan Kulon Progo diprakirakan akan mengalami hujan ringan dengan suhu udara masing-masing berkisar antara 22–33°C dan 23–31°C.
Berbeda dengan wilayah lainnya, Bantul dan Gunungkidul diprediksi akan tetap dominan berawan sepanjang hari dengan suhu rata-rata 23–31°C dan tingkat kelembapan yang cukup tinggi hingga mencapai 97%.
Terkait kondisi ini, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri, karena seperti kutipan peringatan cuaca yang ada, "Masyarakat diimbau agar tetap membawa payung atau jas hujan, khususnya bagi yang berada di wilayah Kota Yogyakarta, Sleman, dan Kulon Progo."
Kulon Progo
Kondisi: hujan ringan
Suhu udara: 23–31°C
Kelembapan: 76–96%
Bantul
Kondisi: Berawan
Suhu udara: 23–31°C
Kelembapan: 77–96%
Gunungkidul
Kondisi: Berawan
Suhu udara: 23–31°C
Kelembapan: 83–97%
Sleman
Kondisi: hujan ringan
Suhu udara: 22–33°C
Kelembapan: 73–92%
Kota Yogyakarta
Kondisi: hujan sedang
Suhu udara: 24–33°C
Kelembapan: 75–97%
Dengan kondisi tersebut, masyarakat disarankan menyiapkan payung atau jas hujan sebelum beraktivitas, serta mengatur waktu perjalanan agar tetap nyaman dan aman di tengah cuaca yang berubah-ubah.
Mengingat intensitas potensi curah hujan, seluruh lapisan masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, tanah longsor, maupun angin kencang.
Langkah antisipasi dapat dimulai dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama memastikan saluran air tidak tersumbat sampah agar debit hujan dapat mengalir lancar. Selain itu, warga diharapkan memeriksa ketahanan struktur atap rumah serta memangkas dahan pohon yang sudah rimbun guna menghindari risiko tumbang.
Keselamatan adalah tanggung jawab bersama; jangan menunggu bencana datang baru bertindak. Mari menjaga lingkungan tetap bersih dan selalu waspada demi keamanan seluruh anggota keluarga.
Penting juga bagi masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari otoritas berwenang dan menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan pokok serta dokumen penting. Dengan langkah preventif yang dilakukan secara kolektif, diharapkan dampak buruk dari tingginya curah hujan dapat diminimalisir demi keselamatan bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AI mempermudah pengambilan keputusan, tetapi juga berisiko membuat manusia terlalu bergantung dan kehilangan daya kritis.
KPK mulai memeriksa 11 saksi kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menyeret Silmy Karim dan tujuh tersangka lainnya.
DPRD Kabupaten Magelang menyetujui Perda Dana Cadangan Pilkada 2029 senilai Rp65 miliar untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati.
Ancaman DBD di Indonesia terus meluas. Guru Besar UMY mendorong pemetaan risiko berbasis GWR untuk pencegahan yang lebih tepat sasaran.
Pemkot Pekalongan kembali memasang portal Jembatan Lodji Lama untuk melindungi cagar budaya dan mencegah kerusakan akibat kendaraan berat.
Bansos Digital siap diluncurkan nasional pada akhir 2026. Prabowo akan mengecek langsung uji coba sistem Perlinsos Digital pada Juli.