Harga Oli Pertamina Naik 17 Persen, Ini Penyebabnya
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Ilustrasi daging merah/Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN- Menjelang Hari Raya Idulfitri pedagang pasar tradisional memastikan akan menaikkan harga daging sapi pada H-4 Lebaran. Di sisi lain, pemerintah membantah ada kenaikan harga.
Sampai saat ini harga daging sapi bertengger di angka Rp125.000 per kilogram. Angga, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Pakem mengatakan pada H-4 Lebaranm, harga diprediksi bakal naik.
"Paling H-4 sudah mulai naik, tapi ya enggak tahu mbak. Kalau naik pasti ada persetujuan teman-teman," ungkapnya, Senin (4/6/2018).
Pernyataan berbeda disampaikan Pemkab Sleman. Kepala Disperindag Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani mengklaim tidak ada kenaikan harga daging ayam saat Lebaran.
"Kami prediksi harga daging sapi tetap pada harga sekarang Rp Rp120.00-Rp125.000," ungkapnya.
Menurut dia, kenaikan harga terjadi ketika permintaan tinggi dan pasokan tidak memenuhi. Masyarakat kata dia sudah logis dalam berfikir, ketika harga sudah tidak terjangkau alias naik maka akan beralih ke bahan lain.
"Kalau daging sapi tidak akan ada kenaikan, karena masyarakat sudah logis berfikir kalau tidak terjangkau ya diganti ayam atau ikan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai jadwal kompetisi musim 2026/2027 yang tidak merata. Ada periode dengan pertandingan yang menumpuk, tetapi di sis
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
Laptop lemot dapat disebabkan penyimpanan penuh, RAM terbatas, malware hingga overheating. Simak penyebab dan cara mengatasinya.
The Prajan Hotel & Villas yang berlokasi di kawasan Sagan, Yogyakarta, resmi dibuka dengan membawa filosofi “Your Serene Escape, Styled for You.”
Pemda DIY menyambut baik rencana gaji PPPK dibebankan ke APBN karena dinilai dapat meringankan beban anggaran daerah.