Malam Ini Puncak Kepadatan Arus Mudik di Jogja

Pemudik tiba di Terminal Giwangan, Jumat (8/6/2018). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
09 Juni 2018 18:50 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Puluhan ribu kendaraan telah memasuki wilayah Kulonprogo sejak Jumat (8/6/2018). Namun, puncak kepadatan pemudik yang melintasi Jogja diprediksi terjadi Sabtu (9/6/2018) malam ini.

Dari data Posko Monitoring Lebaran 2018 M/1439 H Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo, sebanyak 38.109 unit kendaraan mulai memasuki wilayah Kulonprogo, Jumat lalu. Angka tersebut berasal dari kendaraan berbagai jenis dan datang dari berbagai arah. Sedangkan untuk sepeda motor sendiri jumlah tersebut telah mencapai 21.805 unit.

Khusus untuk mobik pribadi, setidaknya 14.900 unit mobil 1.218 unit bus terdiri dari bus telah melintas di Kulonprogo. Kemudian jumlah unit paling sedikit yakni angkutan pedesaan serta bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) hanya sebanyak 186 unit.

"Jumlah volume kendaraan pada H-7 tahun ini lebih banyak dari H-7 tahun lalu yakni 30.687 unit kendaraan. Namun kenaikan itu tidak mempengaruhi status lancar normal," ungkap Kepala Bidang Angkutan dan Lalu Lintas Dishub Kulonprogo, Hera Suwanto, Sabtu.

Kendati demikian, Hera memprediksi Sabtu menjadi puncak arus mudik Lebaran. Hal itu telah nampak sesuai data, hingga pukul 12.00 WIB telah ada 16.268 kendaraan melintas di Kulonprogo.

"Sepeda motor masih mendominasi dengan jumlah sebanyak 10.310 unit dan untuk bus malam, bus pariwisata dan AKAP sebanyak 422 unit, angkutan pedesaan dan AKDP sebanyak 29 unit sedangkan mobil pribadi dan mobil barang sebanyak 5.471 unit," kata Hera.

Lebih lanjut, Hera mengatakan pihaknya meyakini puncak kepadatan akan berlangsung mulai selepas salat Isya. Hal tersebut terus berjalan hingga pagi bahkan di Minggu (10/6/2018) siang harinya.

"Hal ini wajar, untuk nanti malam terjadi puncak kepadatan, karena biasanya pemudik melakukan itu dengan alasan agar bisa menikmati liburan lebih panjang," ungkapnya.

Hera mengimbau pada seluruh pemudik yang akan melintas di Kulonprogo untuk berhati-hati dan menjaga kondisi fisik. Pasalnya wilayah Wates dan Temon menjadi titik lelah bagi para pemudik.

Turut menambahkan, Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution membenarkan Kulonprogo menjadi titik jenuh pengendara mobil yang datang dari arah barat. Atas hal tersebut pihaknya membuat setidaknya tiga titik rawan kecelakaan di mudik lebaran tahun ini.

Adapun ketika titik yang ia maksud ialah Jalan Jogja-Wates Kilometer 19-20 Desa Sukoreno di Kecamatan Sentolo, Jalan Wates-Purworejo Kilometer Delapan yakni Desa Sindutan; Kecamatan Temon serta Jalan Daendels di Desa Karangwuni. Selain lebih berhati-hati di titik tersebut ia meminta pengguna jalan untuk tidak memacu kecepatan melebihi 50 kilometer per jam.

"Jalur lurus panjang dan halus perlu diwaspadai, lantaran ada yang tiba-tiba menikung, kalau capai dan letih berbahaya, jadi ditetapkan tidak boleh berkendara melebihi kecepatan 50 km/jam," ungkapnya.