Awas, Ada 6 Jalur Rawan Macet di Bantul selama Libur Lebaran

Pemudik sepeda motor. - Bisnis Indonesia/Rachman
12 Juni 2018 09:10 WIB David Kurniawan Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Perhubungan Bantul memetakan sedikitnya ada enam titik jalan rawan macet selama libur Lebaran di tahun ini. Untuk mengantisipasi kemacetan sudah dipersiapkan rekayasa arus lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta mengatakan enam jalur rawan macet ini meliputi Jalan Wates, Wonosari, Parangtritis, Bantul, Imogiri Timur serta Jalan Srandakan, tepatnya di depan Pasar Mangiran. Menurut dia, potensi kemacetan yang terjadi dikarenakan meningkatnya volume kendaraan selama arus mudik maupun balik.

“Sudah jadi tradisi saat Lebaran banyak warga yang pulang kampung sehingga berdampak terhadap naiknya volume kendaraan di jalanan,” kata Aris, Senin (11/6/2018).

Dia menjelaskan potensi macet tidak hanya disebabkan karena meningkatnya volume kendaraan. Namun kemacetan juga terjadi karena aktivitas di masyarakat seperti di jalan depan Pasar Mangiran. Sesuai tradisi yang terus dilaksankaan selama Lebaran, yakni di H-1 sampai H+5 akan ada pasar malam Lebaran. Oleh karena itu, para pemudik dengan mobil kecil untuk menghindari jalur ini dan memilih jalur alternatif di barat pasar menuju utara sampai di Colai, tepatnya timur Pasar Mangiran.

Untuk bus besar disarankan menggunakan jalur Srandakan-JJLS menuju Samas hingga sampai di Palbapang. Sedang untuk pengguna jalan dari arah timur dapat menggunakan jalur alternatif di jalan lingkungan SD timur Pasar Mangiran ke selatan hingga barat pertigaan pasar.

“Rekayasa di depan Mangiran hanya satu dari enam rekayasa yang kami persiapkan untuk menyambut libur Lebaran di tahun ini,” ujarnya.

Persiapan rekayasa arus, Dishub tidak hanya menempatkan personel untuk pemantauan. Namun sebelum pelaksanaan, juga telah melakukan berbagai persiapan seperti pengecekan dan perbaikan rambu-rambu lalu lintas jalan, marka jalan, alat pemberi isyaran lalu lintas hingga alat pengedali dan pengaman jalan. Selain itu, tim juga menyediakan water barrier 80 buah, traffic cone 300 buah dan  40 buah rambu portable petunjuk arah yang dipersiapkan untuk alat bantu rekayasa arus lalu lintas.