Berinisiatif Bantu Pemudik, PMMD DIY Dirikan Posko Lebaran

Posko PMMD DIY. - Istimewa/PMMD DIY
14 Juni 2018 15:54 WIB Nina Atmasari Bantul Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Program Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD) turut membantu memperlancar arus mudik Lebaran 2018 dengan mendirikan Posko Lebaran di jl. Srandakan KM 1 Pandak Bantul.

Koordinator Pendamping PMMD DIY, Aga S mengungkapkan meskipun kegiatan PMMD 2017 telah berakhir, akan tetapi para peserta PMMD DIY 2017 berinisiatif untuk turut serta membantu pemudik.

"Posko mulai diaktifkan pada hari Selasa [12/6/2018], hingga hari Kamis [14/06/2018], dan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada arus balik H+4 hingga H+7," jelasnya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (14/6/2018).

Posko ini dijaga secara bergiliran oleh para relawan dari peserta PMMD DIY sesuai jadwal yang sudah disusun. Kegiatan yang dilakukan antara lain, membagi takjil, menunjukkan arah, dan menyediakan tempat istirahat.

Diharapkan kegiatan ini dapat sedikit membantu para pemudik, dan sekaligus menguatkan ikatan diantara peserta PMMD DIY agar terus berkerja bersama dalam membangun Indonesia dari desa-desa.

Ia menambahkan, PMMD merupakan salah satu program prioritas nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam rangka melaksanakan gerakan revolusi mental di kalangan pemuda untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dan daya saing bangsa, melalui peningkatan peran kepeloporan pemuda di Perdesaan.

PMMD merupakan pengembangan dari program Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP3) yang telah berjalan sejak tahun 1989 hingga berakhirnya program (PSP3 angkatan ke XXV) pada tahun 2016.

Selanjutnya mulai tahun 2017 melalui program Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD) melaksanakan program yang diarahkan untuk pengembangan potensi intelektual dan ketrampilan  pemuda sejalan dengan konsep Desa Mandiri untuk mengembangkan keberdayaan dan pembangunan masyarakat desa di bidang ekonomi, sosial dan kebudayaan, yang dikenal dengan lumbung desa yang mendorong usaha ekonomi dalam arti luas, dengan menciptakan akses produksi, distrbusi dan pasar.

Pada tahun 2017 pula Provinsi DIY terpilih menjadi salah satu dari sepuluh Provinsi yang melaksanakan program PMMD. "Lebih dari 160 pemuda pemudi dari empat kabupaten di DIY dipilih untuk melaksanakan berbagai kegiatan di desa-desa tempat domisili mereka," pungkasnya.