Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Pencermatan data pemilih. /Solopos-Burhan Aris Nugraha
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Komisi Pemilihan Umum (KPU), Gunungkidul, menetapkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS), dan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk Pemilu 2019 mendatang.
Ketua KPU Gunungkidul, Moh. Zaenuri Ikhsan mengatakan ada perubahan data daftar pemilih awal sampai dengan dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit).
Data awal pemilih hasil sinkronisasi antara DP4 dengan Pemilu terakhir ada 666.475 pemilih, lalu dilakukan coklit oleh Pantarlih. Hasil coklit disusun oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) da nada beberapa perubahan.
“Ada beberapa perubahan data pemilih Tidak Memenuhi Syarat [TMS] sebanyak 123.099. Data pemilih baru 63.736, pemilih yang diubah datanya 55.971,” kata Zaenuri, Senin (18/6/2018).
Dari data yang diolah menjadi Daftar Pemilih Sementara ditetapkan ada 144 desa, 2.734 TPS, dengan jumlah pemilih laki-laki 295.998, dan pemilih perempuan 311.114. Jadi total jumlah DPS di Gunungkidul 607.112 pemilih.
Dia mengatakan disamping DPS, KPU Gunungkidul menetapkan pemilih yang belum memiliki E-KTP atau dipastikan belum memegang E-KTP ada 13.778. Sedangkan pemilih khusus atau orang luar Gunungkidul yang berdomisili di Gunungkidul dan rencana akan memilih di Gunungkidul 2.748.
Ia berharap saat diumumkan, Senin (18/6/2018) ada tanggapan dan masukan baik dari masyarakat, Panwaslu, Parpol, dan mungkin juga media untuk perbaikan data pemilih sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Tahapan rekap dan penetapan DPT, Rabu [15/8/2018]- Selasa [21/8/2018]. Masayarakt juga bisa mengecek apakah sudah terdaftar atau belum melalui DPS yang ditempel di balai desa dan tempat-tempat strategis di wilayah TPS. Selain itu dapat dicek melalui web KPU, Sistem Informasi Data Pemilih [Sidalih],” katanya.
Sementara itu Ketua Panwaslu, Gunungkidul, Antok mengatakan setelah pleno penetapan DPS yang berlangsung Minggu (18/6/2018), Panwaslu Gunungkidul akan segera mencermati data pemilih yang ada.
“Kami akan cermati lagi bersama Panwas ditingkat kecamatan, kami lihat data by name by address, apa ada yang keliru atau tidak. Soalnya kemarin saat penetapan DPS ada 123.099 yang TMS. Selain itu jumlah pemilih Pemilu mendatang jauh lebih sedikit dari, pemilu sebelumnya, akan kami lihat lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.
Ledakan tambang batu bara di Shanxi, China, menewaskan 82 pekerja. Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga Sabtu.
PLN mengungkap kronologi blackout Sumatra yang dipicu gangguan transmisi di Jambi akibat cuaca buruk pada Jumat malam.
PSIM Jogja memperpanjang kontrak Jean-Paul Van Gastel karena dinilai sukses membangun filosofi permainan dan fondasi tim.
Prabowo memperluas proyek tambak produktif di Waingapu, Gorontalo, dan Pantura untuk memperkuat pangan dan membuka lapangan kerja.