Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Foto ilustrasi kecelakaan. /Antara
Harianjogja.com, BANTUL- Imbauan polisi agar wisatawan menghindari jalur Cinomati terbukti. Dalam sehari, selama libur lebaran ini, puluhan kendaraan tidak kuat menanjak di jalur Pleret-Dlingo tersebut.
"Hari ini saja tercatat ada 35 mobil dan 20 motor yang tidak kuat menanjak dan terpaksa kami bantu dorong, sejak pukul 08.00 WIB sampai siang ini," kata Kepala Pos Pantau Jalur Cinomati, Inspektur Satu Sukardi, Senin (18/6/2018).
Sebelumnya sejak 15-17 Juni tercatat ada 54 mobil dan 50 motor yang tidak kuat menanjak. Sukardi mengatakan kendaraan yang tidak kuat menanjak tersebut didominasi mobil-mobil berplat luar daerah Bantul dan sebagian besar baru pertama melintas di Jalur Cinomati.
Pihaknya bersama para relawan pengamanan lebaran terpaksa mendorong kendaraan yang mogok tersebut sepanjang sekitar 25 meter atau sampai tanjakan curam bisa dilalui.
Tidak hanya mendorong, polisi juga terpaksa harus menggantikan sopir beberapa kendaraan yang mogok karena sopir tersebut tidak sanggup untuk melanjutkan perjalanan sepanjang dua kilometer jalur tersebut.
"Yang minta digantikan sopir ada enam kendaraan," kata Sukardi. Hingga 24 Juni nanti polisi bersama relawan akan tetap menjaga Jalur Cinomati terutama di tiga tanjakan yang cukup curam dengan memberlakukan pagar betis setiap dua meter.
Sukardi yang menjabat sebagai Kepala Unit Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Pleret ini menambahkan sejak Minggu (17/6/2018) kendaraan yang melintas Jalur Cinomati didominasi kendaraan yang turun atau dari Dlingo menuju Pleret. Namun kendaraan yang menanjak juga masih terpantau banyak.
Ia kembali mengingatkan agar pengendara tidak memutar arah kendaraan di sepanjang Jalur Cinomati karena berbahaya. Untuk kendaraan besar seperti bus dan travel diimbau tidak melintas di jalur tersebut. Bagi wisatawan yang ingin berwisata ke kawasan Dlingo sebaiknya melewati Jalan Imogiri-Mangunan atau jalur Patuk Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.