Dua Wakil Sleman Jadi Juara Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Minggu, 04 Oktober 2026 12:37 WIB
Dua Wakil Sleman Jadi Juara Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026

Ilustrasi ketahanan pangan. Antara/Adeng Bustomi/wsj.\r\n

Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman memborong dua juara pertama dalam Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY di Jogja Agro Park (JAP), Kemiri, Wijimulyo, Nanggulan, Kulonprogo.

Ajang yang berlangsung Jumat (2/10) hingga Sabtu (3/10/2026) tersebut mengusung tema “Lumbung Mataraman Mendukung Swasembada Pangan melalui Pangan Lokal Sehat dan Berkualitas.”

Dua gelar juara pertama berhasil dibawa pulang Sleman melalui KWT Teratai Mekar, Dabag, Condongcatur, Depok, dan Kelompok Tani Manunggal Makmur, Sumberadi, Mlati.

KWT Teratai Mekar menjadi juara pertama Lomba Inovasi Pemanfaatan Lahan Terbatas. Sementara itu, Kelompok Tani Manunggal Makmur meraih posisi teratas dalam lomba Kelompencapir.

KWT Teratai Mekar Unggul dalam Pemanfaatan Lahan

Dalam Lomba Inovasi Pemanfaatan Lahan Terbatas, KWT Teratai Mekar memperoleh nilai 883,62.

Nilai tersebut menempatkan KWT Teratai Mekar di posisi pertama, mengungguli KWT Laras Asri, Warungboto, Umbulharjo, Kota Jogja, yang meraih nilai 852,07 sebagai juara kedua.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati KWT Mayangsari, Jambe, Semin, Gunungkidul, dengan nilai 848,75.

Prestasi tersebut menjadi salah satu capaian kelompok pertanian Sleman dalam ajang yang mempertemukan kelompok pertanian dari berbagai kabupaten/kota di DIY.

Kelompok Tani Manunggal Makmur Juara Kelompencapir

Juara pertama lainnya diraih Sleman dalam lomba Kelompencapir yang digelar pada hari kedua Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026.

Tim Sleman yang terdiri atas Junardi Sijabat, Akmal Dhiyaa Ulhaq, dan Bella Mega Pahlevi dari Kelompok Tani Manunggal Makmur berhasil meraih nilai 500.

Kota Jogja berada di posisi kedua dengan nilai 400. Selanjutnya, Gunungkidul meraih nilai 350 dan Bantul memperoleh nilai 300.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman, Liem Astuti, menyampaikan capaian tersebut menjadi prestasi bagi kelompok tani dan KWT Sleman.

Sleman Kirim Dua Lumbung Mataraman dan Tiga KWT

Selain meraih dua juara pertama, Sleman juga mengirimkan sejumlah perwakilan dalam Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026.

Sleman diwakili Lumbung Mataraman dari Glagaharjo, Cangkringan dan Widodomartani, Ngemplak.

Tiga KWT Sleman juga mengikuti Lomba Inovasi Pemanfaatan Lahan Terbatas. Ketiganya yakni KWT Teratai Mekar, KWT Srikandi, Mrican, Caturtunggal, serta KWT Jaya Mandiri Abadi, Josari, Tridadi.

Dalam kegiatan tersebut, Sleman turut memperkenalkan Kopi Nirmalagiri yang baru diluncurkan. Produk tersebut diperkenalkan sebagai salah satu potensi pangan dan komoditas lokal Sleman.

Capaian dua juara pertama sekaligus keikutsertaan sejumlah kelompok tersebut menunjukkan keterlibatan Sleman dalam pengembangan inovasi pertanian, pemanfaatan lahan terbatas, serta penguatan potensi pangan lokal dalam Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online