Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Foto terakhir almarhum Mansur, 25, wisatawan asal Banjarnegara yang ditempel di Posko SAR Parangtritis. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL- Mansur, 25, wisatawan asal Banjarnegara Jawa Tengah yang meninggal dunia di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, selama ini dikenal baik dan pendiam. Semasa hidupnya hanya bicara seperlunya. Bahkan korban selama ini enggan difoto.
Sodik, kakak sepupu korban mengatakan ia dan korban juga baru pertama kali mengunjungi Pantai Parangtritis. Pihak keluarga tidak memiliki firasat bahwa Mansur pergi selamanya di Parangtritis. Ia hanya sempat heran saat korban mandi minta difoto oleh temannya.
"Selama ini dia tidak pernah mau difoto. Tapi kemarin tiba-tiba minta difoto sama temannya. Katanya untuk kenang-kenangan," ucap Sodik di Posko SAR Parangtritis, Senin (2/7/2018) petang.
Jenazah Mansur ditemukan di mengapung di Pantai Pandansari, Sanden, Bantul, Senin (2/7/2018) sore, pukul 17.00 WIB. Jarak lokasi penemuan sekitar 10 kilometer dari lokasi dinyatakan hilang di Pantai Parangtritis, Minggu (1/7/2018).
Sampai malam ini pihak keluarga belum mengetahui apakah jenazah korban akan langsung dibawa ke rumah di Dieng Banjarnegara atau menunggu satu korban lainnya yang masih belum ditemukan.
Korban lain bernama Ismulmaulid Bali Muhammad, 13, masih dalam pencarian Tim SAR Bantul dan Ditpolair Polda DIY.
Sodik mengaku rombongan sebanyak 23 orang awalnya tidak berniat berwisata ke Parangtritis. Rombongan pergi dari rumah untuk belanja rebana atau alat musik khas timur tengah di wilayah Muntilan Magelang. Namun dalam perjalanan seusai belanja rebana, ada yang usul untuk mampir ke Parangtritis.
Semua rombongan termasuk dirinya yang menyopiri rombongan setuju. Namun saat tiba di Pantai, yang mandi hanya lima orang, dua di antaranya Bali dan Mansur. Sementara lainnya menunggu di area pantai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Sejak diresmikan tahun lalu, Griya Batik Jogja mulai disiapkan sebagai ruang edukasi sekaligus promosi batik Jogja
September 2026 tidak memiliki tanggal merah dari libur nasional dan cuti bersama. Simak daftar hari Minggu dan tanggal penting sepanjang September.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka hingga 31 Oktober. Cek syarat, jadwal, bantuan biaya hidup, dan cara daftar KIP Kuliah terbaru.
Java United menjual tiket laga kandang Super League 2026/2027 mulai Rp15.000. Harga ini memecahkan rekor tiket termurah yang sebelumnya dipegang Persik.
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.