Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Wisatawan berlarian saat gelombang tinggi menerjang di Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, Jumat (20/7/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Meski diprediksi akan ada gelombang tinggi di kawasan pantai selatan pada Selasa (24/7/2018), Dinas Pariwisata (Dinpar) menyatakan tidak akan ada penutupan objek wisata pantai.
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar), Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan aktivitas pelayanan pariwisata akan tetap berjalan seperti hari biasa.
Meski tetap dibuka kawasan objek wisata pantai nantinya, namun Asti mengatakan terus berkordinasi dengan tim SAR. "Kami terus berkordinasi dengan tim SAR, kami himbau kepada wisatawan untuk tetap waspada pastinya," kata Asti, Senin (23/7/2018).
Sementara itu Kepala Pelaksana, BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengimbau ke masyarakat dan terus berkordinasi dengan tim SAR.
Ia mengatakan prediksi gelombang tinggi akan terjadi dari siang hingga malam hari. "Kami imbau untuk selalu berhati-hati, karena prediksi sampai tujuh meter tinggi gelombang atau lebih," katanya.
Edy mengatakan dampak gelombang tinggi pada Kamis (19/7/2018) setidaknya menjadi pembelajaran tersendiri, agar dampaknya semakin terminimalisir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Wacana reaktivasi Bandara Adisutjipto untuk pesawat jet berpotensi tingkatkan wisata Sleman, namun masih tunggu keputusan pemerintah.
Realisasi anggaran Makan Bergizi Gratis capai Rp88,15 triliun hingga Mei 2026, menjangkau 63 juta penerima di seluruh Indonesia.
Tersangka korupsi MBG Sony Sonjaya ajukan justice collaborator ke Kejagung, siap bongkar pihak lain yang diduga terlibat.
Kementerian PU siapkan 222 SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis. Fokus wilayah 3T dan kelompok rentan dengan anggaran Rp268 triliun.
Utang pemerintah capai Rp386 triliun hingga Mei 2026. Pendapatan negara naik 19%, defisit tetap terjaga di level aman.