RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi gelombang tinggi di perairan selatan DIY masih akan terjadi hingga 26 September 2025 mendatang. Gelombang tinggi ini dipengaruhi pola angin timuran.
"Pola angin timuran terpantau cukup kencang masih mendominasi wilayah samudera hindia, hal ini berperan dalam meningkatkan tinggi gelombang di wilayah perairan wilayah Yogyakarta," kata Prakirawan Stasiun Metrologo Yogyakarta, Bhakti Wira Kusumah dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025).
Bhakti memprakirakan gelombang laut berpeluang mencapai ketinggian antara 2,5 hingga 4,0 meter di perairan Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul, serta Samudra Hindia selatan DIY.
Kondisi ini menurutnya erisiko terhadap keselamatan pelayaran, baik perahu nelayan dengan kecepatan angin 15 knot dan gelombang 1,25 meter, kapal tongkang dengan angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter, maupun kapal ferry yang mulai terdampak dengan gelombang 2,5 meter dan angin 21 knot.
BACA JUGA: 100 Mahasiswa Kulonprogo dan Gunungkidul Dapat Beasiswa Kuliah Gratis dari Danais
n 850-500 mb juga relatif basah, berkisar 60-95 persen, yang memicu terbentuknya awan hujan terutama di wilayah utara DIY pada siang hingga sore hari.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna ataupun operator transportasi laut untuk memperhatikan informasi prakiraan cuaca dan gelombang tinggi agar tetap aman dalam beraktivitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026. La Roja difavoritkan menang 2-0 atau 2-1 berkat lini belakang solid.
TNI buka suara soal dugaan keterlibatan Kolonel BU dalam kasus korupsi MBG Rp1,03 triliun, siap koordinasi dengan Kejagung.
Kemenpar dorong paket wisata K-Pop untuk tarik wisatawan asing dan dongkrak ekonomi dari konser internasional di Indonesia.
Malioboro akan jadi kawasan full pedestrian mulai Desember 2026. Kendaraan pribadi, termasuk listrik, dilarang masuk.
Dokter ingatkan penggunaan nebulizer tidak boleh sembarangan karena berisiko efek samping seperti katarak hingga glaukoma.