417.291 Wisatawan Kunjungi Kaliurang, Mei Jadi Bulan Tersibuk
Kunjungan wisatawan ke Kaliurang mencapai 417.291 orang hingga Agustus 2026, dengan jumlah tertinggi tercatat pada Mei.
Foto ilustrasi radar pesawat. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN — Wacana reaktivasi penerbangan pesawat jet di Bandara Adisutjipto kembali mengemuka. Namun hingga kini, pengelola bandara masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah sebelum mengambil langkah lebih jauh.
General Manager Bandara Adisutjipto, Wibowo Cahyono Soekadi, menegaskan operasional bandara saat ini tetap berjalan normal namun terbatas. Penerbangan yang dilayani masih didominasi pesawat baling-baling (propeler) untuk rute domestik.
Menurutnya, setiap perubahan kebijakan, termasuk kemungkinan mengaktifkan kembali pesawat jet, sepenuhnya berada di tangan regulator. Sebagai operator, pihak bandara akan mengikuti arahan pemerintah sekaligus menyiapkan langkah teknis yang diperlukan.
“Jika ada kebijakan resmi untuk mengaktifkan kembali pesawat jet, kami akan melakukan kajian menyeluruh sebelum implementasi,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Kajian tersebut, lanjutnya, tidak dilakukan secara sederhana. Pengelola akan mempertimbangkan berbagai aspek strategis mulai dari kapasitas landasan dan terminal, standar keselamatan serta keamanan penerbangan, hingga kualitas pelayanan dan kenyamanan penumpang.
Selain itu, konektivitas antar moda transportasi juga menjadi perhatian penting. Integrasi akses menuju bandara dinilai krusial untuk mendukung kelancaran mobilitas penumpang jika trafik penerbangan meningkat.
Tak hanya itu, skenario operasional juga akan disesuaikan dengan kebijakan penataan rute dan slot penerbangan dari pemerintah. Hal ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih dengan operasional bandara lain di wilayah DIY dan sekitarnya.
Di sisi lain, wacana reaktivasi ini mendapat respons positif dari sektor pariwisata. Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto, menilai langkah tersebut berpotensi besar mendongkrak kunjungan wisatawan, khususnya dari segmen menengah ke atas.
Menurutnya, peningkatan konektivitas udara akan membuka peluang pengembangan konsep quality tourism, yang tidak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga kualitas pengalaman dan nilai ekonomi yang dihasilkan.
“Sleman punya potensi besar, terutama di sektor gastronomi dan wellness berbasis budaya dan kearifan lokal,” jelasnya.
Pengembangan sektor ini, kata Kus, saat ini tengah digarap melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Selain penguatan konsep wisata, Pemkab Sleman juga mulai menggandeng pelaku industri event untuk menyiapkan agenda berskala nasional hingga internasional pada 2027. Harapannya, jika konektivitas penerbangan semakin baik, maka dampak ekonomi yang dirasakan tidak hanya pada sektor pariwisata, tetapi juga merambah ke pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Dengan berbagai potensi tersebut, reaktivasi Bandara Adisutjipto dinilai bisa menjadi momentum strategis untuk mengangkat daya saing pariwisata Sleman dan Jogja secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisatawan ke Kaliurang mencapai 417.291 orang hingga Agustus 2026, dengan jumlah tertinggi tercatat pada Mei.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.