Pergub Insentif DAS Dikebut, Konservasi Hulu-Hilir Diperkuat
FKPDAS DIY mendorong penyelesaian Pergub Insentif DAS tahun ini untuk memperkuat konservasi dan hubungan hulu-hilir.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, sedang melakukan peletakan batu pertama Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Dusun Pajangan, Tridadi, Sleman, Rabu (2/9/2026)./Istimewa-Prokompim Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Masyarakat Sleman nantinya dapat mengakses berbagai layanan haji dan umrah dalam satu lokasi. Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Sleman mulai dibangun dengan konsep one-stop service untuk membuat pelayanan lebih mudah dan terintegrasi.
Pembangunan fasilitas tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Plt. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) DIY Silvia Rosetti di Dusun Pajangan, Tridadi, Sleman, Rabu (2/9/2026).
Layanan Haji dan Umrah Dipusatkan
Konsep one-stop service membuat berbagai proses pelayanan haji dan umrah dapat dilakukan dalam satu lokasi. Layanan tersebut mencakup proses administrasi hingga bimbingan manasik haji dan umrah.
Dengan pola pelayanan terpadu ini, masyarakat tidak perlu mendatangi berbagai tempat untuk mengurus kebutuhan haji dan umrah. Sistem tersebut juga diharapkan dapat memangkas jalur birokrasi sekaligus memudahkan akses masyarakat.
Plt. Kakanwil Kemenhaj DIY Silvia Rosetti mengatakan pembangunan PLHUT Sleman tidak hanya bertujuan memperpendek proses birokrasi. Fasilitas tersebut juga dirancang agar pelayanan lebih ramah, humanis, dan inklusif.
Perhatian khusus diberikan kepada jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas agar mereka dapat memperoleh layanan secara lebih mudah.
“Terwujudnya tahap peletakan batu pertama ini tidak lepas dari sinergi dan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Sleman,” kata Silvia dalam keterangan tertulis.
Gedung PLHUT Sleman Dibangun Dua Lantai
Gedung PLHUT Sleman direncanakan memiliki dua lantai. Pembangunannya ditargetkan berlangsung hingga 6 Desember mendatang.
Lantai pertama akan digunakan untuk operasional pelayanan, sedangkan lantai kedua dimanfaatkan untuk administrasi dokumen. Pembagian fungsi tersebut disiapkan untuk mendukung pola pelayanan haji dan umrah yang terintegrasi.
Melalui pusat layanan ini, masyarakat diharapkan dapat menjalani berbagai tahapan pelayanan secara lebih sederhana. Mulai dari pendaftaran, pembinaan, hingga proses yang berkaitan dengan pemberangkatan jamaah haji dan umrah ditargetkan berlangsung dengan akses yang lebih mudah.
Pemkab Sleman Dukung Pemanfaatan Aset Daerah
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyambut baik pembangunan Gedung PLHUT tersebut. Menurutnya, pembangunan fasilitas ini merupakan bentuk pemanfaatan aset daerah untuk meningkatkan kemudahan akses layanan keagamaan bagi masyarakat.
“Mugi-mugi pembangunan calon kantor berjalan tepat waktu dan tepat mutu, serta membawa keberkahan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Sleman,” kata Harda.
Pembangunan PLHUT Sleman diharapkan tidak hanya menghadirkan layanan yang terpusat, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah.
Dengan konsep one-stop service, pelayanan pendaftaran, pembinaan hingga pemberangkatan jamaah haji dan umrah ditargetkan menjadi lebih terintegrasi, nyaman, dan akuntabel bagi masyarakat Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FKPDAS DIY mendorong penyelesaian Pergub Insentif DAS tahun ini untuk memperkuat konservasi dan hubungan hulu-hilir.
DPRD Gunungkidul menyoroti potensi parkir ilegal dan pungutan ganda di destinasi wisata serta mendorong pengelolaan bersama warga lokal.
BGN memberikan suspend 30 hari kepada SPPG Sidoarjo Tanggulangin setelah 512 santri keracunan. Investigasi penyebab masih dilakukan.
Bioskop NSC di Wates ditargetkan beroperasi Oktober 2026. Investasi tahun pertama diperkirakan mencapai Rp17,4 miliar.
Kemenhub menaikkan batas maksimal fuel surcharge penerbangan domestik menjadi 40 persen seiring kenaikan harga avtur menjadi Rp23.315 per liter.
Gedung PLHUT Sleman mulai dibangun dengan konsep one-stop service untuk mengintegrasikan layanan administrasi hingga manasik haji dan umrah.