Jelang Iduladha, Harga Ternak di Gunungkidul Mulai Merangkak Naik

Kegiatan panen pedet di Pasar Siyonoharjo, Senin (7/5/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
28 Juli 2018 21:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Harga ternak sapi dan kambing menjelang hari raya Iduladha 2018 di Gunungkidul, dinilai sudah mulai mengalami kenaikan.

Salah satu peternak sekaligus pedagang sapi dan kambing, Sandiyo mengatakan kenaikan harga tersebut sudah mulai terasa. Iapun mengatakan telah mempersiapkan jauh-jauh hari.

"Saat ini sudah mulai naik harganya, saya sudah persiapan membeli banyak pada Juni kemarin ya sekitar dua bulan sebelum Iduladha persiapan. Biar untungnya lumayan juga," kata Sandiyo, Jumat (27/7/2018).

Ia mengatakan saat ini untuk harga sapi dikisaran Rp20 juta atau Rp25 juta. Harga normal sendiri dikisaran Rp18 juta. Sementara untuk kambing dikisaran Rp3 juta. Harga biasanya sekitar Rp2 juta.

Ia mengatakan yang menjadi kendala jika membeli jauh hari, yaitu sulitnya mencari pakan ternak, karena saat ini telah memasuki musim kemarau.

"Namun kalau saya ada sambilan lain, sering memborong kayu sengon. Jadi dapat daunnya juga bisa untuk makan ternaknya," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan saat ini memang mulai mengalami kenaikan tetapi belum signifikan.

"Sudah mulai naik harganya, dimungkinkan dua minggu sebelum Iduladha semakin naik. Sapi saja ini yang baru terasa naiknya sebenarnya, namun kalau kambing belum terlihat kenaikannya,"ujarnya.

Ia mengatakan pihak dinas juga terus memantau hewan ternak menjelang Iduladha. Bambang mengatakan tidak hanya keluar masuknya hewan ternak, namun juga dari sisi kesehatan.

"Kami pantau terus untuk hewan ternak. Posyandu hewan juga ada, untuk melihat kesehatan dari hewan," ujarnya.