Gus Miftah Ternyata Sering Berceramah di Lokasi Prostitusi Sarkem, Pekerja Seks Pun Senang

Gus Miftah saat mengajak pengunjung club malam untuk bertakbir. - Ist/Instagram
13 September 2018 07:50 WIB Newswire Jogja Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA- Sosok Gus Miftah Habiburrahman belakangan menjadi sorotan karena kativitas dakwahnya yang kerap dilakukan di kelab malam. Bahkan kawasan prostitusi Sarkem di Jogja juga tak luput dari lokasinya berdakwah.

Gus Miftah Habiburrahman, kiai nyentrik pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, kian menjadi sorotan publik setelah berceramah dan berselawat di kelab malam Boshe VVIP Bali.

Gus Miftah mengakui sudah puluhan tahun berdakwah di tempat-tempat tak lazim.

“Saya terus berdakwah seperti itu, karena hal tersebut adalah ibadah,” kata Gus Miftah, Rabu (12/9/2018).

Selain di kelab-kelab malam, Gus Miftah menuturkan kerap mengadakan pengajian di lokasasi legenderasi Jogja, yakni Pasar Kembang alias Sarkem.

Lani—bukan nama sebenarnya—yang bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK) mengakui, mengikuti pengajian Gus Miftah di balai Rukun Warga 03 Sarkem setiap bulan.

“Saya sudah sejak tahun 2015 mengikuti pengajian Gus Miftah di sini. Senang bisa menambah ilmu, mendapat siraman rohani, Gus Miftah enak orangnya,” tutur Lani di RT 17 Sarkem.

Ia menuturkan, mengikuti pengajian Gus Miftah atas kesadaran diri. Tidak ada paksaan. Tak pula ada larangan dari germo.

Lani bertambah senang, karena Gus Miftah sering membawa artis untuk ikut berceramah di Sarkem. Salah satu artis yang diingatnya pernah memberikan ceramah adalah, Peggy Melati Sukma.

“Kadang dia sering bawa artis Pegy Watisukma [sic]. Kalau mengaji, tak ada paksaan. Kami ikut Gus Miftah karena sadar saja,” tuturnya.

Pengajian Gus Miftah di Sarkem selalui dimulai sejak pukul 18.30 WIB dan berakhir pada 21.00 WIB. Jadi, setiap sebulan sekali, semua PSK di Sarkem “tutup warung” demi mengikuti pengajian Gus Miftah.

“Banyak yang ikut. Kemarin, pas 1 Suro sedikit. Tapi biasanya 100 lebih yang ikut,” tukasnya.

Cinta, PSK Sarkem juga, mengatakan Gus Miftah sering memberikan mukena, buku panduan salat, Alquran serta makanan kepada mereka.

“Kalau ikut pengajiannya dikasih mukena. Ada juga buku panduan salat. Alquran, dan makanan. Itu dibawa Gus Miftah sendiri,” terangnya.

Lani menimpali pengakuan Cinta. “Iya, kalau mukena kami rusak, bilang ke Gus Miftah, nanti dikasih lagi.”

Sementara Cinta, juga mengakui cukup lama mengikuti pengajian Gus Miftah. Dia menuturkan, mendapatkan pengetahuan tentang agama dan nilai-nilai kebaikan melalui pengajian tersebut.

“Setiap ceramahnya, ada nilai-nilai kebaikan yang jadi panduan saya.”

Sumber : Suara

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia