Mayat di Indekos Sleman Sudah Membusuk, Polisi Kesulitan Identifikasi Penyebab Kematian

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) mengevakuasi mayat yang ditemukan di sebuah indekos di Jalan Perumnas, Caturtunggal, Depok pada Jumat (14/9/2018) siang. - Harian Jogja - Irwan A. Syambudi
14 September 2018 16:50 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Sesosok mayat ditemukan di sebuah indekos di Jalan Perumnas, Caturtunggal, Depok pada Jumat (14/9/2018) siang. Kondisi korban bernama Hastung Prana Galih, 54, warga Surokarsan, Mergangsan, Kota Jogja itu sudah membusuk dan diperkirakan sudah tiga hari meninggal.

Dokpol Polres Sleman yang melakukan indentifikasi, Rayhan M. Bale mengatakan saat ditemukan kondisi korban sudah dalam keadaan mengenaskan. "Sudah ada pembusukan awal sehingga menimbulkan bau, dan kondisi kaku mayat sudah mulai menghilang," kata dia saat ditemui di sela-sela melakukan indentifikasi di lokasi kejadian.

Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat penganiayaan yang dapat dilihat.

Namun demikian untuk memastikan hal itu pihaknya harus melakukan identifikasi menyeluruh terlebih dahulu. "Kalaupun ada tanda-tanda kekerasan atau tidak, itu sulit sekali dilihat karena kondisi mulai membusuk." katanya.

Lanjutnya lagi, di sekitar tempat korban ditemukan pertama kali tidak ada tanda bercak darah, ataupun obat-obatan. Oleh sebab itu pihaknya belum dalam menyimpulkan penyebab kematian korban. Selanjutnya korban akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, sepupu korban, Hendriyono Wardono mengaku terakhir ngobrol dengan korban pada Selasa (11/9/2018). Dalam obrolannya tersebut korban tidak berbicara atau mengeluhkan sakit.

"Terakhir ngobrol Selasa kemarin, dia tidak pernah mengeluh sakit," kata warga Condongcatur, Depok itu.