Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Ilustrasi PNS/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul mendapat kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini sebanyak 565 orang. Jumlah tersebut hanya sekitar seperlima dari jumlah yang diajukan sebanyak 2.643 orang.
Kuota CPNS untuk Bantul ini sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 271 Tahun 2018. "Kuota CPNS untuk Bantul ini terbanyak kedua setelah Sleman di DIY," kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Danu Suswaryanta, di ruang kerjanya, Jumat (14/9/2018).
Danu memaparkan dari 565 CPNS, sebanyak 340 di antaranya adalah tenaga kependidikan, 165 tenaga kesehatan, 56 tenaga teknis, dan empat orang jalur khusus katagori 2 (K2). Untuk tenaga kependidikan, semuanya adalah guru sekolah dasar (SD), sementara tenaga kesehatan mulai dari dokter sampai perawat yang akan ditempatkan di RSUD Panembahan Senopati Bantul dan Puskesmas.
Proses perekrutan akan dimulai sekitar 19 September mendatang, seleksi dilakukan pada pekan ketiga Oktober, pengumuman akhir November, dan pemberkasan pada Desember mendatang. "Targetnya Januari 2019 harus sudah ada penetapan CPNS dan awal 2010 penetapan PNS," ujar Danu.
Disinggung soal honorer K2 yang hanya empat orang, Danu mengungkapkan kuota itu sudah menjadi keputusan Pemerintah Pusat. Pihaknya menyadari honorer K2 di Bantul ada sekitar 620 orang, namun yang berusia antara 18-35 tahun hanya sekitar 29 orang. Batas usia tersebut menjadi persyaratan pendaftaran CPNS yang tidak bisa diubah.
Selain usia honorer K2 yang akan mengikuti CPNS pun dibatasi yang sudah berpendidikan minimal strata 1 (S1). Dengan pembatasan tersebut ia membenarkan masa pengabdian honorer K2 tidak menjadi pertimbangan dalam penerimaan CPNS ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid soroti mafia tanah yang sulit diberantas lewat kelakar "sampai kiamat kurang dua hari". Ini klarifikasi kementerian.
Puluhan siswa dua sekolah di Temon Kulonprogo diduga keracunan makanan program MBG. Dinkes lakukan investigasi dan kirim sampel ke lab.