IKN Teken KPBU Rp2,629 Triliun untuk Bangun 8 Tower ASN
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Ilustrasi dana atau anggaran./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL- CPNS baru yang bakal direkrut Pemkab Bantul dipastikan menyedot anggaran hingga Rp20 miliar untuk pembayaran gaji.
Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memprediksikan Rp20 miliar dana untuk membayar gaji calon para pegawai negeri sipil baru yang mulai bekerja efektif pada tahun 2019.
\'
"Saat ini kan baru proses pendaftaran [CPNS], kami prediksi mereka masuk pada Januari 2019. Untuk kebutuhan gaji mereka sudah dihitung sekitar Rp20 miliar," kata Sekretaris Daerah Bantul Riyantono di Bantul, Selasa (25/9/2018).
Menurut dia, kebutuhan gaji sebesar Rp20 miliar itu telah diajukan dan akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul 2019, mengingat pegawai baru itu akan efektif bekerja mulai awal tahun 2019.
Ia mengatakan, total ada sebanyak 565 formasi yang dibutuhkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul dalam penerimaan CPNS 2018 secara daring, baik tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga non teknis maupun honorer.
"Kalau yang 565 formasi itu masih dalam proses penerimaan, kita prediksikan di Januari. Nanti pemerintah pusat yang menentukan lulus dan tidaknya, saat ini masih seleksi administrasi kemudian pemberkasan," katanya.
Disinggung mengenai apakah alokasi gaji CPNS itu membebani keuangan daerah, Sekda mengatakan, akan membebani, namun demikian itu sudah menjadi kewajiban bagi pemda menyusul adanya kebutuhan tambahan sumber daya manusia (SDM) pegawai.
"Kalau beban anggaran ya makin membebani, namun saya harap Bantul tetap ada DAU [dana alokasi umum], bahkan harapannya bisa ditambah, karena bisa dipakai untuk gaji pegawai," kata Toni panggilan akrab Sekda Bantul.
Sementara itu, Kepala Bidang Formasi, Pengembangan dan Diklat Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul Triyanto mengatakan, berkaitan dengan pelaksanaan pendaftaran CPNS online, pihaknya sudah mengadakan rapat koordinasi dengan pihak terkait penyediaan jaringan internetnya.
"Kemudian juga kaitannya dengan verifikasi data kependudukan kami mengajak dari Disdukcapil [Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil] agar tidak muncul persoalan dengan NIK [nomor induk kependudukan] pelamar," katanya.
Ia menjelaskan, setelah tahapan pendaftaran seleksi CPNS oline yang dibuka dari 26 sampai 10 Oktober nanti, maka akan dilakukan seleksi tertulis bagi pelamar yang lolos administrasi yang akan diumumkan nantinya.
"Nanti yang dinyatakan lolos administrasi berhak mengikuti seleksi kompetensi dasar, untuk jadwalnya akan sampaikan di website, jadi pelamar harus \'update\', karena untuk pengumuman sampai dengan saat ini belum ada," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Danantara Indonesia merampungkan akuisisi lahan 4,4 hektare di Makkah untuk mengembangkan Kompleks Bait Jemaah dan memperkuat layanan haji serta umrah.
Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan Mentan Amran soal dugaan mafia pangan, termasuk empat laporan polisi dan pelanggaran tata niaga.
Menkeu Suahasil Nazara memperkirakan belanja APBN kuartal IV 2026 mencapai Rp1.300 triliun untuk mendorong ekonomi dan menjaga layanan publik.
Pemda DIY menyiapkan materi budaya Jawa untuk radio dan televisi di Suriname guna menjaga tradisi leluhur dan menarik minat generasi muda.
Bahlil menyebut gangguan pasokan BBM di sejumlah wilayah Jawa Timur mulai teratasi setelah Pertamina menambah pasokan. Cadangan nasional diklaim aman.