Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi. /Solopos-Agoes Rudianto
Harianjogja.com, BANTUL--Sebanyak 87 kontestan pemilihan lurah desa (pilurdes) serentak di Bantul berikrar menggelar kampanye damai di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bantul, Trirenggo, Bantul, Rabu (3/10/2018). Deklarasi damai ini digelar sebelum masa kampanye pada 8-10 Oktober mendatang agar proses pemilihan berjalan aman, damai, dan dalam suasana kekeluargaan.
Ada 30 desa dari 15 kecamatan yang menggelar pilurdes serentak, dengan total calon kepala desa mencapai 87 orang. Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa, Sekretariat Daerah Pemkab Bantul, Jazim Aziz mengatakan dari total jumlah calon, sebagian di antaranya perangkat desa dan petahana. Bahkan ada satu desa yang 90% calon berasal dari perangkat desa.
Karena itu, ia berharap para calon tidak memobilisasi perangkat desa agar tidak mengganggu proses pelayanan kepada masyarakat.
"Kami minta agar perangkat desa netral dalam pilurdes," kata Jazim di sela-sela deklarasi damai.
Selain kerawanan netralitas perangkat desa, semua kontestan juga dapat mengendalikan basis massa masing-masing selama tahapan pilurdes. Calon diminta tidak bermain politik uang, tidak saling menjelekkan dalam meraih simpati dari masyarakat. "Semua harus mengedepankan kerukunan," ujar Jazim.
Senada, Bupati Bantul Suharsono juga berpesan agar kampanye damai tidak hanya sebatas seremonial. Namun diimplementasikan dalam tindakan nyata yang lebih penting di lapangan. Semua perangkat desa tidak boleh ada yang memihak kepada salah satu calon. Menurut dia, pilurdes bukan hanya politik praktis yang hanya memikirkan kalah menang. Namun ada yang lebih berharga yakni kebersamaan dan kekeluargaan.
"Kandidat harus dapat mengendalikan basis massa untuk menghindari konflik yang tak diinginkan. Setiap kompetisi pasti ada kalah dan menang. Semua harus siap menerima hasil. Yang menang jangan sombong karena itu awal tugas dan pengabdian yang harus dipertanggungjawabkan," kata Suharsono.
Bupati juga tidak mengizinkan ada pesta perayaan kemenangan setelah selesai pilurdes untuk menjaga psikologis kontestasn yang kalah. Selama proses pilurdes pihaknya juga akan memantau langsung jalannya pemilihan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bantul, kepolisian, dan TNI.
Pilurdes akan digelar serentak pada 14 Oktober dengan jumlah tempat pemungutan suara sebanyak 791. Masa kampanye 8-10 oktober, dan masa tenang 11-13 Oktober. Bupati berharap semua pemilih dapat menggunakan hak suaranya tanpa tekanan dari pihak manapun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.
Polisi menyelidiki dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol setelah video tantangan hafal surah viral di media sosial.