Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Panitia Pemilihan Lurah Kalurahan Seloharjo sedang melakukan rekapitulasi suara di balai kalurahan setempat, Minggu (25/9/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 10 petahana kembali terpilih menjadi lurah dalam Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak di 21 kalurahan dan 12 kapanewon yang digelar pada Minggu (25/9/2022).
“Hanya tiga petahana yang kalah, yakni di Kalurahan Argosari (Sedayu), Murtigading (Sanden), dan Jatimulyo (Dlingo),” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Bantul Sri Nuryanti, Minggu.
Sri Nuryanti mengatakan data yang disampaikannya tersebut merupakan data sementara penghitungan cepat. Sementara proses penghitungan suara dan rapat pleno penetapan suara masih berlangsung di beberapa kalurahan hingga Minggu malam.
BACA JUGA: Forkompinda Bantul Pantau Pilur Serentak Hari Ini
Meski begitu, dia menyebut suara yang masuk sudah lebih dari 70%. "Sehingga kalau pun ada pergeseran suara, tidak banyak,” kata dia.
Lebih lanjut, Sri Nuryanti mengatakan secara umum proses pemilihan lurah serentak di 21 kalurahan berjalan aman, damai dan terkendali.
Hanya ada dua kalurahan yang sempat terjadi gesekan antar pendukung, yakni di Kalurahan Potorono, Kapnewon Banguntapan, dan Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, “Tetapi hanya sesaat, dan sudah terkendali,” ucapnya.
Hingga Minggu malam sejumlah kalurahan masih melakukan rapat pleno penetapan hasil perolehan suara masing-masing calon lurah. Panitia pilur di masing-masing kalurahan, kata Sri Nuryanti diberi waktu dua hari untuk menyampaikan hasil pilur ke Pemkab Bantul,
“Pleno penetapan suara tergantung masing-masing kalurahan, mereka diberi waktu dua hari Senin dan Selasa,” katanya.
Petahana yang Terpilih Kembali Menjadi Lurah:
1. Ernawati Kusumaningsih (Lurah Trirenggo, Kapanewon Bantul).
2. Sukiman (Lurah Palbapang, Bantul).
3. Pardiyono (Lurah Gilangharjo, Pandak).
4. Marjiyem (Lurah Kebonagung, Imogiri).
5. Prawata (Lurah Potorono, Banguntapan).
6. Basirudin (Lurah Banguntapan, Banguntapan).
7. Marhadi Badrun (Lurah Seloharjo, Pundong).
8. Jauzan Sanusi (Lurah Trimulyo, Jetis).
9. Bambang Sarwono (Lurah Argomulyo, Sedayu).
10. Ari Sapto Nugroho (Lurah Mulyodadi, Bambanglipuro).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.