PEMILU 2019: Kotak Suara Berbahan Kardus Rawan Diserang Rayap, Ini yang Dilakukan KPU Bantul

Ilustrasi kotak suara Pemilu 2019 berbahan kardus. - Harian Jogja/David Kurniawan
07 November 2018 15:20 WIB Rahmat Jiwandono Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul menerima jatah terakhir distribusi logistik untuk persiapan pemilu pada April 2019 mendatang. Seperti diketahui, bilik suara untuk Pemilu 2019 terbagi dalam dua jenis, yakni kotak suara dari bahan alumunium dan dari kertas karton. Bilik suara dari bahan karton berjumlah 4.732 unit dan kotak suara alumunium 7.000 unit.

Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan perawatan kotak suara dari kertas karton dengan kotak suara dari alumunium sangat berbeda. Kotak suara dari karton memerlukan perawatan ekstra sebab gampang rusak dan mudah dimakan rayap.

“Kami sudah bekerja sama dengan Badan Umum Logistik (Bulog) Divre DIY terkait dengan perawatan kotak suara dari kertas karton, karena mereka berpengalaman dalam antisipasi hama-hama atau fumigasi,” ujar dia, Rabu (7/11/2018).

Fumigasi, kata Didik adalah sebuah metode pengendalian hama dengan menggunakan pestisida. Dalam proses ini, sebuah area akan secara menyeluruh dipenuhi oleh gas atau asap, membunuh semua hama di dalamnya.

Seperti diketahui sejauh ini KPU Bantul baru menerima 700 kotak suara, padahal kotak suara yang diperlukan KPU Bantul adalah 15.661 kotak suara.