Sleman Buka Seleksi CPNS 643 Formasi, Guru SD Paling Banyak
Pemkab Sleman sudah mengumumkan pembukaan pendaftaran CPNS sebanyak 643 formasi. Guru SD mendapat jatah formasi CPNS paling banyak, yaitu 264 formasi.
Gunung Merapi/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman memetakan potensi bencana mulai dari tanah longsor sampai banjir. Berdasar pemetaan, tiap kecamatan memiliki potensi bencana yang berbeda.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan, mengatakan hampir semua wilayah di Sleman punya potensi bencana. "Ada tanah longsor, banjir, kekeringan, hujan disertai puting beliung dan yang jelas ada di depan mata adalah erupsi Gunung Merapi," ujar Makwan, Senin (26/11/2018).
Menurutnya potensi bencana di masing-masing wilayah bisa dijadikan bentuk kesadaran bencana dan berupaya untuk melakukan mitigasi atau pengurangan risiko bencana. Pemetaan dilakukan oleh BPBD Sleman agar mitigasi yang dilakukan bisa sesuai dengan karakteristik bencana.
Saat cuaca ekstrem terjadi pada awal November, berbagai bencana hidrometeorologi terjadi seperti banjir, longsor dan angin puting beliung. Wilayah yang berpotensi paling tinggi yaitu Kecamatan Turi, Seyegan, Mlati, Tempel, Minggir, Ngaglik, Kalasan, dan Prambanan.
Untuk tanah longsor, Makwan mengatakan wilayah Sleman yang mempunyai topografi perbukitan sangat berpotensi longsor, antara lain Kecamatan Gamping, Seyegan, Godean, Cangkringan, dan Prambanan. "Apalagi ketika cuaca ekstrem dan hujan, potensi longsor sangat tinggi," katanya.
Di Kecamatan Prambanan terdapat empat desa dengan potensi longsor yang tinggi, masing-masing Desa Sumberharjo, Gayamharjo, Sambirejo, dan Wukirharjo. Makwan mengatakan BPBD Sleman memasang 30 early warning system (EWS) di Kecamatan Prambanan.
Terkait dengan bencana banjir, BPBD memetakan potensi banjir terjadi salah satunya karena material dari Gunung Merapi yang mengalir di sungai-sungai besar di antaranya Kali Gendol, Opak, Kuning, Krapyak, dan Boyong. Selain itu potensi banjir bisa dipicu buruknya drainase dan tidak terkelolanya sampah dengan baik seperti di Kecamatan Depok, Ngaglik dan Mlati.
Makwan mengatakan potensi bencana yang paling besar di Sleman yaitu erupsi Gunung Merapi. Pemetaan BPBD pada potensi bencana Gunung Merapi ada pada tiga wilayah yang masuk pada Kawasan Rawan Bencana (KRB) III yaitu Pakem, Turi dan Cangkringan. Khusus untuk gempa bumi, wilayah yang masuk pada pemetaan kajian risiko mengikuti jalur Sesar Opak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman sudah mengumumkan pembukaan pendaftaran CPNS sebanyak 643 formasi. Guru SD mendapat jatah formasi CPNS paling banyak, yaitu 264 formasi.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.