Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak di Persija 3 Tahun
Witan Sulaeman resmi perpanjang kontrak 3 tahun di Persija Jakarta. Siap tampil maksimal di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Mahasiswa berswafoto dengan Mahfud MD, seusai seminar peringatan sumpah pemuda di UGM, Minggu (28/10/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA-Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md. menggelar pertemuan dengan tokoh ulama kharismatik Kiai Haji Maimun Zubair di Hotel Royal Ambarrukmo, Jogja, Minggu (2/12/2018) malam, guna membahas persoalan bangsa.
"Kami bicara filosofi-filosofi berdirinya bangsa ini, di mana letak kekuatan bangsa ini, dan bagaimana manusia itu memosisikan diri agar Indonesia sebagai rahmat Allah itu tetap terjaga," kata Mahfud kepada wartawan seusai pertemuan tertutup sekitar satu jam bersama K.H. Maimun Zubair.
Dalam kesempatan itu, Mahfud menegaskan bahwa dalam pertemuan tertutup itu, dirinya bersama K.H. Maimun sama sekali tidak membahas soal politik praktis yang berkaitan dengan Pilpres 2019.
"Tidak ada kami bicara itu (politik). Kami bicara yang lebih penting, ya, masalah bangsa ini secara keseluruhan," katanya.
Menurut Mahfud, Indonesia yang berdiri dan merdeka atas berkat rahmat Allah harus disyukuri dan senantiasa dijaga kelangsungannya. Untuk menjaga kelangsungan negara dengan masyarakatnya yang berbeda-beda, menurut dia, selama ini bangsa Indonesia telah menentukan jalan dengan memilih jalur demokrasi.
Oleh sebab itu, menurut dia, demokrasi sebagai sarana juga harus dijaga agar senantiasa ditempuh dengan sikap jujur.
"Harus bersikap jujur, tidak main tikam dari belakang dan semuanya adu visi sajalah untuk maju ke depan," katanya.
Bertemu dan berdiskusi dengan Kiai Maimun, menurut Mahfud, sudah biasa dia lakukan sejak masih duduk sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).
Kepada wartawan, K.H. Maimun Zubair mengibaratkan Indonesia layaknya sebuah kehidupan rumah tangga. Dalam rumah tangga, seyogianya jangan sampai terjadi perselisihan hanya karena perbedaan, termasuk menyangkut soal agama.
"Kita harus kembali kepada apa yang sudah dianugerahkan Allah kepada bangsa ini. Kerukunan manusia itu dimulai dari apa yang disebut rumah tangga. Rumah itu terdiri atas pasangan, jadi tidak bisa milik perempuan saja atau milik laki-laki saja, jadi harus ada laki-laki dan perempuan," kata Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Witan Sulaeman resmi perpanjang kontrak 3 tahun di Persija Jakarta. Siap tampil maksimal di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Ferrari meluncurkan 12Cilindri Manuale bermesin V12 dengan sensasi transmisi manual modern. Mobil edisi terbatas ini diproduksi 1.499 unit.
Kemacetan tidak hanya menguras waktu, tetapi juga mempercepat kerusakan mobil. Kenali empat dampak utama macet terhadap mesin, rem, dan konsumsi BBM.
Pemkab Bantul meresmikan Jogging Track Paseban sebagai fasilitas olahraga ramah lingkungan dan bagian dari target pembangunan lintasan lari di 17 kapanewon.
Janice Tjen/Aldila Sutjiadi kalah dramatis di tie-break Wimbledon 2026. Perlawanan sengit, namun harus akui keunggulan Kostyuk/Ruse. Aldila masih bertahan di ga
Fardhan Rainanda Joe gagal juara BAJC 2026 usai kalah dari Hong Tian Yue asal China. Indonesia pulang tanpa gelar dari Kejuaraan Asia Junior 2026