Dua Terduga Pelaku Klithih Tewas Ditabrak Korban Penyerangan di Seyegan

Lokasi tewasnya terduga pelaku klithih di Seyegan, Sleman. - Ist
07 Desember 2018 14:26 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dua terduga pelaku kejahatan jalanan alias klithih berupa penyerangan mobil tewas di lokasi seusai ditabrak oleh korban.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Seyegan Kebonagung, tepatnya di depan Puskesmas Seyegan, pada Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 02.15 WIB. Sebelum ditabrak, pelaku sempat kejar-kejaran dengan korban.

Kapolsek Seyegan Kompol Masnoto mengatakan dua pelaku penyerang mobil yang tewas yaitu AR, warga Margoagung Seyegan, Sleman dan RTP  warga Margodadi, Seyegan, Sleman.

"Dua orang tersebut mengendarai sepeda motor honda Scoopy," ucapnya pada Jumat (7/12/2018).

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan  kejadian tersebut bermula saat korban Nur Irawan, 33, seorang penjual ayam, warga Mriyan Margomulyo Seyegan, yang saat kejadian sedang bersama istrinya, Etika Dwi Novisari, 29.

Korban mengemudikan mobil Mitsubishi Colt T 120s SS nomor polisi R 1913 VE, hendak berjalan ke arah timur ke daerah Ketingan, Mlati untuk memotong ayam.

Namun, dalam perjalanannya menuju Ketingan, tepatnya di pertigaan depan Kecamatan Mlati, mobil korban berpapasan dengan sepeda motor honda scoopy milik terduga pelaku penyerangan yang saat itu berboncengan.

Tiba-tiba salah satu dari mereka memukul kaca depan mobil milik korban dengan sebuah stik besi berwarna silver yang mengakibatkan kaca mobil pecah.

"Mengetahui hal tersebut, pengemudi mobil berbalik arah dan mengejar pengendara motor tersebut," ucap Kapolsek.

Pengendara mobil terus mengejar hingga di depan Puskesmas Seyegan dan terjadi tabrakan yang mengakibatkan dua pengendara motor meninggal di lokasi.

"Akibat kerasnya benturan, mobil milik korban hingga terbalik," ujar Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, saat ini istri korban menderita luka-luka di wajah dan dirawat di RS At Taurots Klaci, Margoluwih, dan kedua pelaku penyerang mobil yang meninggal di lokasi langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.